Jakarta Diterjang Rob, Gubernur Jakarta Pramono Anung Ungkap Penyebabnya

22 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur Jakarta, Pramono Anung menjelaskan penyebab banjir rob yang melanda beberapa wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu beberapa hari terakhir. Menurutnya, gelombang tinggi yang merendam sejumlah kawasan terjadi akibat fenomena supermoon, yaitu ketika bulan berada pada jarak paling dekat dengan bumi saat purnama.

“Rob kemarin terjadi karena supermoon, bulan sedang penuh dan sangat dekat dengan bumi,” ujar Pramono di Jakarta Utara, Senin (8/12/2025).

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa Pemprov Jakarta sudah mengantisipasi potensi banjir rob sejak dua minggu lalu. Sejumlah titik rawan seperti Muara Baru, Muara Angke, hingga R.E Martadinata telah disiapkan langkah mitigasinya.

“Dalam 10 bulan saya memimpin, penanganan rob langsung kami jadikan prioritas,” tegasnya.

- Advertisement -

Pramono juga mengingatkan warga bahwa fenomena banjir rob masih mungkin terjadi ke depan. Karena itu, penguatan antisipasi akan terus dilakukan, termasuk koordinasi bersama Kementerian PU, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pelindo, serta Dinas SDA DKI Jakarta.

Ia bersyukur kesiapan Pemprov DKI membuat dampak banjir rob dapat ditekan. Salah satu upaya penting adalah memastikan pompa-pompa air di lokasi rawan berfungsi optimal.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga sudah menyiapkan anggaran lanjutan untuk pembangunan NCICD (National Capital Integrated Coastal Development) pada tahun 2026. Pembangunan itu mencakup beberapa titik:

  • Pluit: 530 meter
  • Muara Angke: 350 meter
  • Kali Lencong: 750 meter

Meski begitu, Pramono tidak menyebutkan detail besaran anggaran yang dialokasikan. Saat ini, beberapa bagian NCICD yang sudah selesai dibangun meliputi:

  • Kawasan Ancol: 1,2 kilometer
  • Tanggul mitigasi Muara Angke: 1,1 kilometer
  • Bywalk Pluit: 400 meter dari total 600 meter

Dengan berbagai langkah tersebut, Pramono berharap Jakarta semakin siap menghadapi risiko rob di masa mendatang dan dapat melindungi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
22 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru