HOLOPIS.COM, JAKARTA – Setelah mencatatkan tahun paling sensasional dalam sejarah pariwisata, ditandai dengan hampir 1 miliar perjalanan wisatawan nusantara (997 juta) dan lebih dari 150 penghargaan internasional, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar Malam Penganugerahan Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025.
Momen perdana WIA ini bukan sekadar perayaan angka, melainkan deklarasi resmi transisi Indonesia menuju pariwisata yang berkualitas, berdampak, dan berdaya saing tinggi. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyebutnya sebagai instrumen perubahan yang esensial.
“WIA adalah cermin perjalanan bersama. Kita ingin memastikan pariwisata Indonesia tumbuh dengan arah yang tepat, kuat, dan berkelanjutan,” tegas Menteri Widiyanti dalam sambutan yang disambut hangat di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona.
Lebih lanjut, Menpar juga menambahkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam memborong lebih dari 150 penghargaan dunia adalah bukti nyata bahwa pariwisata di Nusantara semakin dihargai dan semakin relevan di mata dunia.
Kinerja sektor pariwisata tahun ini benar-benar mencengangkan. Kunjungan wisman mencapai 12,76 juta hingga Oktober 2025, tetapi angka 997.905.719 perjalanan wisnus menjadi sorotan utama, menandai puncak capaian historis.
Namun, menurut Menteri Widiyanti, seluruh capaian ini adalah fondasi semata. “Kita memerlukan ruang yang tidak hanya merayakan prestasi, tetapi juga mengarahkan langkah kita ke depan,” ujarnya, menekankan bahwa transformasi pariwisata melalui lima program unggulan Kemenpar telah memperkuat daya saing bangsa.
WIA 2025, yang dinahkodai oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, secara radikal mengubah fokus penghargaan. Jika biasanya apresiasi terfokus pada kemegahan, kali ini Kemenpar fokus pada elemen fundamental yang sering terabaikan yaitu kualitas tata kelola, kebersihan, dan keberlanjutan.
“Melalui WIA, kami ingin mendorong peningkatan standar pelayanan, kualitas event, dan tata kelola destinasi,” jelas Wamenpar Ni Luh Puspa.
Kategori-kategori yang disorot menunjukkan komitmen mendalam terhadap ekowisata dan tanggung jawab sosial. Penghargaan ini mencakup apresiasi bagi Desa Wisata Terbaik Nasional yang berhasil mengangkat kearifan lokal, hingga standar kebersihan yang paling dasar namun krusial, yaitu Toilet Bersih Terbaik Nasional.
Lebih jauh, semangat keberlanjutan dibuktikan melalui kategori Sustainable Hotel dan Green Event of the Year, menunjukkan bahwa industri wajib menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan.
WIA juga memberikan panggung bagi para individu di balik layar, seperti Local Hero in Tourism dan Most Inspiring Tourism Leader, mempertegas narasi bahwa kualitas pariwisata lahir dari komitmen setiap insan.
Dengan gelaran ini, Kemenpar mengirimkan pesan kuat bahwa Indonesia tidak hanya mencari kuantitas turis, tetapi bertekad membangun pariwisata yang benar-benar berdampak, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masa depan.

