Netflix Kuasai Warner Bros, HBO, dan Deretan IP Besar Lewat Akuisisi Triliunan

23 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Netflix resmi mengumumkan akuisisi Warner Bros senilai 82,7 miliar dolar AS, atau sekitar Rp1.379 triliun. Kesepakatan ini menjadi salah satu langkah paling signifikan dalam sejarah industri hiburan modern.

“Misi kami sejak awal adalah menghibur dunia,” ujar Co-CEO Netflix, Ted Sarandos dalam keterangan pers di website resmi Netflix seperti dikutip oleh Holopis.com, Sabtu (6/12).

- Advertisement -

Pernyataan Sarandos itu menggambarkan strategi besar Netflix dalam memperkuat katalog globalnya. Melalui akuisisi ini, Netflix akan memegang kendali penuh atas studio film Warner yang selama puluhan tahun melahirkan sejumlah karya terbesar industri.

“Koleksi luar biasa milik Warner Bros yang berisi berbagai acara dan film, mulai dari karya klasik seperti Casablanca dan Citizen Kane hingga favorit masa kini seperti Harry Potter dan Friends, memberi kami ruang lebih besar untuk mewujudkan misi tersebut,” lanjut Ted.

- Advertisement -

Selain itu, layanan streaming HBO dan HBO Max juga ikut masuk dalam kesepakatan tersebut, menjadikan Netflix memiliki akses ke salah satu perpustakaan konten premium paling dihormati di dunia.

“Judul-judul yang membentuk budaya seperti Stranger Things, KPop Demon Hunters, dan Squid Game juga akan memperkaya kombinasi ini,” tambah Ted.

Warner Bros dikenal sebagai rumah bagi berbagai IP besar, termasuk Harry Potter, Game of Thrones, Lord of the Rings, hingga jagat superhero DC.

Dengan masuknya katalog tersebut ke dalam ekosistem Netflix, perusahaan ini akan memiliki salah satu kumpulan konten terkuat dalam budaya pop modern.

Di sisi lain, Netflix sendiri telah menghasilkan fenomena global melalui serial orisinalnya, sehingga gabungan kedua kekuatan ini dinilai mampu memperluas pengaruh hiburan digital secara drastis.

Kesepakatan akuisisi ini akan mulai berjalan setelah Warner Bros menyelesaikan proses pemisahan dari Discovery, yang ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2026.

Setelah proses restrukturisasi tersebut selesai, integrasi aset ke dalam Netflix dapat dilakukan secara bertahap sesuai regulasi dan kebutuhan bisnis.

Meskipun menjadi bagian dari kepemilikan Netflix, layanan HBO dan HBO Max dipastikan tetap beroperasi secara mandiri.

Netflix menegaskan bahwa identitas dan karakter khas HBO sebagai penyedia konten premium tidak akan diubah.

Keberadaan HBO akan menjadi layanan pelengkap, bukan layanan yang dilebur atau dilemahkan.

Para analis menilai akuisisi ini sebagai tonggak penting yang dapat mengubah peta persaingan layanan streaming.

Dengan akses terhadap IP besar dan basis penggemar global, Netflix kini berada pada posisi strategis untuk mengatur ulang arah industri hiburan dalam beberapa tahun ke depan.

Langkah ini juga disebut sebagai tanda bahwa persaingan layanan streaming akan memasuki fase baru dengan skala yang lebih besar dan lebih kompetitif.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
23 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru