HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mempercepat rencana besar menghadirkan mobil nasional yang benar-benar dibuat oleh anak bangsa. Proyek ini kini menjadi perhatian utama Presiden Prabowo Subianto, dan pemerintah telah menyiapkan anggaran khusus demi mewujudkannya.
Meski belum diumumkan detail alokasinya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa dana pengembangan mobil nasional sudah masuk dalam agenda prioritas negara.
Airlangga menyebut bahwa tantangan terbesar dalam membuat mobil nasional apapun teknologinya, termasuk mobil listrik—adalah harga yang harus terjangkau masyarakat.
Berdasarkan data Gaikindo, mobil dengan harga di bawah Rp 300 juta merupakan segmen paling laris di Indonesia. Maka dari itu, pemerintah menargetkan harga mobil nasional tidak boleh melampaui batas tersebut.
“Inilah pasar terbesar Indonesia. Agar mobil nasional bisa kompetitif, harganya harus masuk di segmen itu,” ujar Airlangga dalam pembukaan Rampinas Kadin, seperti dikutip Holopis.com dari YouTube Kadin Indonesia, Jumat (5/12/2025).
Saat ini, proyek mobil nasional memang masih dalam tahap persiapan. Namun sudah ada dua perusahaan milik Indonesia yang kabarnya ditunjuk untuk mengerjakannya PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dan PT Pindad.
Salah satu proyek yang paling sering disebut adalah i2C (Indigenous Indonesian Car)—mobil konsep yang dikembangkan oleh PT TMI.
Menariknya, desain mobil konsep i2C dibuat dengan pendampingan langsung dari Italdesign, studio desain otomotif kelas dunia yang kerap menangani mobil-mobil premium. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa proyek ini tidak main-main, bahkan bisa membawa standar internasional ke industri otomotif dalam negeri.
Pemerintah berharap mobil nasional nantinya tidak hanya menjadi produk kebanggaan, tetapi juga mampu bersaing di pasar domestik yang besar, dan pada akhirnya bisa menantang merek global yang sudah lama menguasai pasar mobil Indonesia.
Dengan harga masuk akal, teknologi sesuai kebutuhan masyarakat, dan dukungan industri lokal, proyek mobil nasional diproyeksikan menjadi lompatan besar industri otomotif Indonesia.

