HOLOPIS.COM, JAKARTA – Figur Bupati Aceh Selatan Mirwan MS tengah jadi sorotan publik di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda tanah Serambi Mekkah itu. Mirwan mendadak heboh karena saat ini tengah jalani ibadah umrah bersama istri.
Foto-foto Mirwan yang tengah menjalani umrah bersama istri beredar dan viral di media sosial. Sebelumnya, sang bupati beberapa hari lalu jadi sorotan karena meneken surat bernomor 360/1315/2025 terkait ketidaksanggupan menangani darurat bencana banjir dan longsor di Aceh Selatan.
Kini, Mirwan malah beribadah umrah saat warga Aceh Selatan tengah kesulitas pasca bencana yang melanda daerah itu.
Dari data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana Aceh Selatan merusak 3 fasilitas umum, 3 rumah ibadah, 3 gedung kantor, dan 1 jembatan.
Menurut BNPB, tak ada data korban jiwa dan luka di Aceh Selatan. Tapi, kabarnya ada warga terdampak yang mengungsi.

Penjelasan Pemkab Aceh Selatan
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Aceh Selatan, Denny Saputra tak membanrah Bupati Mirwan saat ini tengah beribadah umrah bersama istri. Menurut Denny, Bupati Mirwan pergi umrah karena menganggap wilayah Aceh Selatan sudah membaik dan stabil pascabencana banjir dan longsor.
Dia menyebut faktor kondisi banjir Aceh Selatan yang sudah surut jadi alasannya.
“Keberangkatan Bupati Aceh Selatan beserta istri menjalani ibadah umrah ke tanah suci setelah melihat situasi dan kondisi wilayah Aceh Selatan umumnya yang sudah stabil, terutama debit air yang sudah surut di pemukiman warga pada wilayah Bakongan Raya dan Trumon Raya,” kata Denny dikutip pada Jumat, (5/12/2025).
Denny menepis Bupati Mirwan yang pergih umrah dengan meninggalkan rakyat Aceh Selatan yang kesulitan di tengah bencana. Ia menyebut bupati Mirwan juga sudah menemui warga terdampak dan sudah mengirim bantuan ke Trumon Raya dan Bakongan Raya.
“Bupati beserta istri sebelum berangkat telah beberapa kali mengunjungi dan menyambangi beberapa lokasi terdampak, seperti wilayah Trumon Raya dan Bakongan Raya. Bahkan turun langsung dengan mengantarkan logistik wilayah terdampak,” ujar Denny.

