Tembus Daerah Terisolir Sumut, TNI Jalan Kaki Terobos Puluhan Km Pikul Bantuan

27 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Prajurit TNI dari Satuan Tugas (Satgas) Yonif 122/Tombak Sakti (TS) Kodam I/Bukit Barisan dikerahkan untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara.

Para prajurit itu bergerak menembus wilayah terjal terisolir untuk menyalurkan bantuan logistik di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah.Meski medan berat serta akses jalan yang terputus total, prajurit terus bergerak menembus wilayah terisolir.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi menjelaskan untuk mencapai lokasi, prajurit TNI mesti memikul bahan bantuan. Mereka juga mesti berjalan kaki puluhan kilometer dengan area jalur terjal yang banyak material sisa longsor.

Menurut Kolonel Agung, logistik yang dibawa meliputi 196 sak beras, 84 dus mi instan, 115 dus air mineral, 15 dus biskuit, serta tiga goni pakaian layak pakai.

- Advertisement -

“Seluruh bantuan disalurkan kepada warga terdampak, yakni 120 KK di Desa Naga Timbul, serta masing-masing 20 KK di Desa Mompang dan Desa Mardame,” kata Kolonel Agung, dalam keterangannya, dikutip pada Kamis, (4/12/2025).

Prajurit TNI pikul bantuan logistik ke desa terisolir di Sitahuis, Tapanuli Tengah, Sumut._HOLOPIS
Prajurit TNI pikul bantuan logistik ke desa terisolir di Sitahuis, Tapanuli Tengah, Sumut. Foto: Puspen TNI

 

Saat proses pendistribusian bantuan, sekitar 1.300 warga masih bertahan di lokasi pengungsian. Warga dilaporkan belum menerima bantuan sejak bencana terjadi.

“Bantuan yang dibawa Satgas Yonif 122/TS menjadi dukungan pertama yang berhasil menjangkau wilayah tersebut,” lanjut Kolonel Agung.

Dia menuturkan kondisi serupa juga dialami warga di Pagaran Lambung 3, Tapanuli Utara yang belum tersentuh bantuan sejak bencana melanda.

Adapun, kondisi di lapangan sangat menantang. Sementara kebutuhan logistik masyarakat semakin mendesak dan harus disalurkan.

“Untuk itu, diperlukan tambahan suplai sembako yang akan dikirim menuju wilayah Adiankoting sebagai titik dorong berikutnya sebelum kembali dibawa menuju desa-desa terisolir,” tutur Kolonel Agung.

Lebih lanjut, Kolonel Agung menyampaikan TNI terus mendukung penuh terhadap percepatan pendistribusian bantuan di wilayah terdampak.

“Gerak cepat, ketangguhan, dan semangat prajurit menjadi kunci tersampaikannya bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Kolonel Agung.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
27 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis