Kolaborasi Ekraf dan IDN Global ‘Rekrut’ 1000 Talenta Diaspora

6 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Jika ekonomi kreatif adalah mesin pertumbuhan baru Indonesia, maka para diaspora adalah ‘turbo’ pendorongnya. Hal ini dibuktikan dengan langkah strategis Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Badan Ekonomi Kreatif yang baru saja menjalin Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Indonesian Diaspora Network (IDN) Global.

Kolaborasi ini digadang-gadang sebagai tonggak utama dari inisiatif ambisius bertajuk “1000 Diaspora Kreatif” sebuah upaya masif untuk mengidentifikasi, mengapresiasi, dan memberdayakan talenta-talenta kreatif terbaik bangsa yang tersebar di seluruh dunia.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, dalam acara yang berlangsung di The Kasablanka Hall, Jakarta, menyampaikan semangat yang membara. “Ini bukan hanya tentang mencari bakat, tapi bagaimana diaspora kita yang kemampuannya semakin mendunia, bisa membantu para kreator Indonesia untuk menembus dan punya akses pasar ke berbagai belahan negara,” ujar Menteri Riefky.

Menurutnya, penandatanganan MoU yang disaksikan oleh Founder FPCI Dino Patti Djalal ini berlandaskan semangat Asta Cita Presiden Prabowo untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Diaspora, dengan jejaring global mereka, berperan vital dalam memperkuat diplomasi budaya dan soft power Indonesia.

- Advertisement -

President of IDN Global, Nathalia Widjaja, menyambut hangat kepercayaan ini. IDN Global, sebagai organisasi nirlaba independen yang hadir di lebih dari 50 chapter di 5 benua, menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi.

“Kami siap mendukung apa yang Indonesia perlukan untuk mempererat budaya Indonesia dan menciptakan kesatuan tingkat global,” tegas Nathalia. Organisasi ini mengusung visi Connecting The Dots, Expanding Opportunities, yang sangat relevan untuk membuka peluang bagi 17 subsektor ekraf, mulai dari fesyen dan kuliner hingga digital dan teknologi.

Penandatanganan resmi dilakukan oleh Sekretaris Kementerian Ekraf Dessy Ruhati dan Presiden IDN Global Nathalia Widjaja, menandai titik awal kolaborasi yang ditandai pula dengan penyerahan buku Diaspora Indonesia Bersinergi.

Kerja sama ini mencakup enam ruang lingkup utama yang fokus pada pembangunan jejaring dan ekosistem global. Lingkup-lingkup tersebut meliputi memfasilitasi pertemuan antara pegiat kreatif, investor, dan pemangku kepentingan untuk membuka peluang kolaborasi dan pasar.

Kemudian tukar data cepat melalui pertukaran dan pemanfaatan data/informasi untuk pengembangan ekraf yang lebih terarah. Pemasaran Global yang melibatkan pengembangan strategi pemasaran memanfaatkan jejaring diaspora.

Lalu naik kelas SDM melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kreatif. Ekosistem Investasi yang bertujuan pada pembangunan dan penguatan ekosistem investasi yang kondusif, inklusif, dan berkelanjutan.Serta sinergi lintas fungsi berupa kerja sama dan kegiatan lainnya yang mendukung tugas dan fungsi masing-masing pihak.

Dengan sinergi antara Kementerian Ekraf dan kekuatan network IDN Global, Indonesia kini memiliki “pasukan khusus” yang siap membawa kreasi anak bangsa untuk bersaing dan mendominasi panggung ekonomi kreatif dunia.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
6 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis