HOLOPIS.COM, JAKARTA – Wasekjen MUI (Majelis Ulama Indonesia) Bidang Penanggulangan Bencana, Mabroer Masmuh menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk melakukan shalat gaib untuk para korban bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Pulau Sumatera.
Hal ini sebagai bagian dari munajat kepada Tuhan untuk meringankan beban para korban, serta menerima amal ibadah mereka.
“MUI menyerukan kepada seluruh umat Islam di Indonesia, khususnya, untuk menyelenggarakan sholat ghaib hari ini baik di musholla, masjid, pondok pesantren, maupun lembaga-lembaga pendidikan yang lain,” kata Mabroer dalam keterangan persnya yang dikutip Holopis.com, Minggu (30/11/2025).
Mabroer juga menyerukan kepada seluruh masyarakat dan lembaga sosial kemasyarakatan agar bekerja sama dengan pihak pemerintah. Ia berharap ada koordinasi dan konsolidasi yang baik antara Basarnas, BNPB, TNI, serta Polri dalam menanggulangi dampak bencana.
Hal itu penting dalam mencari para korban yang masih hilang, mendirikan dapur umum, peralatan sekolah, hingga kebutuhan tidur dan mandi.
“Agar para korban yang notabene terputus seluruh aksesnya bisa mendapatkan prioritas, terutama dari pemberian sembako,” ungkapnya.
Untuk itu, Mabroer pun mendukung gerak cepat pemerintah pusat dalam mengirimkan bantuan melalui pesawat atau helikopter ke lokasi bencana.
Selain itu, ia meminta masyarakat untuk segera mengoordinasikan dengan pihak berwenang dalam mengirimkan bantuan. Tujuannya, agar bantuan yang dikirimkan tidak salah sasaran akibat mimimnya informasi di lapangan.
“Agar semua potensi bantuan bisa terkumpul dan terkoordinasi dengan baik dan sampai ke tujuan dengan benar, jangan sampai kita salah kirim,” pungkasnya.


