Kamis, 26 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 26 Feb 2026
BAHASA
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Donald Trump Ogah Undang Afrika Selatan ke KTT G20 2026, Kenapa?

30 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (26/11) mengatakan pihaknya tidak akan mengundang Afrika Selatan (Afsel) untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) tahun depan di Miami, Florida, dan akan menghentikan semua bantuan AS untuk negara itu.

“Atas arahan saya, Afsel tidak akan menerima undangan ke G20 2026, yang akan diselenggarakan di Kota Besar Miami, Florida, tahun depan,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social, dikutiup Holopis.com, Jum’at (28/11).

- Advertisement -

Dia menambahkan AS akan menghentikan semua pembayaran dan subsidi untuk negara tersebut, berlaku secepatnya.

Trump berulang kali mengklaim bahwa orang kulit putih di Afsel dibunuh dan pertanian mereka dirampas secara acak. Tuduhan ini telah berkali-kali dibantah oleh pemerintah Afsel sepanjang tahun ini.

- Advertisement -

Trump pada Rabu yang sama juga mengkritik Afsel karena menolak menyerahkan kepemimpinan G20 kepada diplomat senior AS dalam upacara penutupan KTT akhir pekan lalu. Afsel sebelumnya mengatakan menyerahkan kepemimpinan kepada seorang pejabat junior AS merupakan penghinaan bagi Presiden Cyril Ramaphosa.

Ketegangan antara Washington dan Pretoria meningkat sejak Trump kembali menjabat pada akhir Januari. Pada Februari, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk membekukan bantuan AS bagi Afsel, menuduh Undang-Undang Pengambilalihan, undang-undang reformasi agraria yang ditandatangani oleh Ramaphosa pada Januari, ‘mendiskriminasi’ warga kulit putih di negara itu.

Merespons hal tersebut, pemerintah Afsel menepis tuduhan Gedung Putih, dengan mengatakan pembekuan bantuan tersebut “tidak akurat secara faktual dan gagal mengakui sejarah kolonialisme dan apartheid Afsel yang mendalam dan menyakitkan.”

Pada Februari, Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Marco Rubio mengatakan di akun media sosial X bahwa dirinya akan memboikot KTT G20 di Johannesburg.

Pada Maret lalu, Washington mengusir duta besar Afsel saat itu, Ebrahim Rasool, yang semakin memperburuk hubungan bilateral keduanya. Pengusiran tersebut menyusul pidato sang duta besar, yang mengkritik Trump.

Pada Mei, Trump mengonfrontasi Presiden Afsel Ramaphosa yang sedang melakukan kunjungan di Gedung Putih dengan teori konspirasi tentang genosida kulit putih di Afsel, yang dengan tegas dibantah oleh Ramaphosa.

Saat itu, Ramaphosa, yang tiba di Washington untuk memperbaiki persyaratan perdagangan dan meredakan ketegangan bilateral, menolak pernyataan Trump dalam pertemuan mereka.

Sementara itu, Presiden Afsel tersebut membantah anggapan bahwa warga kulit putih Afsel melarikan diri dari negaranya karena kebijakan yang rasis, seraya menekankan bahwa mayoritas korban kejahatan di negaranya adalah warga kulit hitam. Awal bulan ini, Trump mengumumkan bahwa tidak ada pejabat AS yang akan menghadiri KTT G20.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
30 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru