Banjir-Longsor Meluas, Bobby Resmi Tetapkan Sumut Status Darurat 14 Hari

23 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengeluarkan kebijakan dengan menetapkan Sumut status darurat bencana. Status itu berlaku untuk 14 hari.

Bobby mengambil langkah itu karena bencana banjir dan longsor meluas terjadi di sekitar 13 kabupaten dan kota di Sumut. Penetapan status darurat bencana itu berdasarkan surat keputusan atau SK yang diteken Bobby yaitu Nomor 188.44/836/KPTS/2025 per 27 November 2025.

- Advertisement -

Pun, status darurat imbas bencana hidrometeorologi di Sumut itu berlaku mulai 27 November 2025 hingga 10 Desember 2025.

Bobby menjelaskan, kebijakan itu diberlakukan untuk percepat proses penanganan bencana di Sumut. Hal itu terutama wilayah yang mengalami kerusakan infrastruktur dan menelan korban jiwa.

- Advertisement -

“Untuk penanganan yang dilakukan, berfokus pada pelayanan, pencarian, pertolongan dan evakuasi korban serta membuka akses jalan yang terputus akibat bencana,” kata Bobby, dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).

Bobby Nasution Gubernur Sumut
Gubernur Sumut, Bobby Nasution. [Foto : Diskominfo Sumut]

Menurut dia, Pemprov Sumut juga terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penyaluran dana siap pakai untuk kabupaten dan kota terdampak bencana hidrometeorologi.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna kebutuhan bantuan dan dukungan penanganan bencana,” jelas Bobby.

Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumut hingga per Kamis (27/11), malam, sudah 47 orang dilaporkan meninggal dunia imbas bencana hidrometerologi di Sumut. Bencana banjir dan longsor itu menerjang 13 daerah tingkat kabupaten dan kota di Sumut.

“Dari sementara, sampai hari ini (Kamis) ada 123 korban. Dengan di antaranya 47 korban meninggal dunia,” kata Kepala BPBD Sumut, Tuahta Ramajaya Saragih dikutip pada Jumat, (28/11/2025).

Dijelaskan Tuahta, total korban itu berasal dari tujuh kabupaten dan kota di Sumut. Adapun daerah dengan korban terbanyak berada di Kabupaten Tapanuli Selatan atau Tapsel. Rincian korban di Tapsel tercatat ada 73 korban dengan rincian 15 meninggal, dan 58 luka-luka.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
23 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru