Selasa, 17 Feb 2026
BREAKING
Selasa, 17 Feb 2026

Tai Po Terbakar! KJRI Hong Kong Bergerak Cepat Pantau WNI

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi warga negara Indonesia (WNI) pascakebakaran besar yang melanda kompleks perumahan Wang Fuk Court, Tai Po, pada Rabu (26/11/2025).

Melalui pernyataan resmi pada Kamis (27/11/2025) yang dikutip Holopis.com, KJRI memastikan terus mengikuti perkembangan situasi di lokasi kejadian untuk menjamin keselamatan seluruh WNI dan pekerja migran Indonesia (PMI) yang tinggal di kawasan tersebut.

- Advertisement -

KJRI Hong Kong juga telah berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk melakukan pendataan, memastikan adanya akses penanganan darurat, hingga memberikan pendampingan bagi WNI/PMI yang terdampak. Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap WNI yang membutuhkan bantuan dapat segera ditangani.

KJRI turut mengimbau WNI dan PMI yang terkena dampak agar segera menghubungi hotline darurat KJRI Hong Kong di +852 5242 2240 atau panic button +852 6773 0466.

- Advertisement -

Layanan tersebut tersedia untuk memberikan panduan, penanganan cepat, dan pendampingan lanjutan. Selain itu, KJRI menyampaikan duka mendalam kepada seluruh korban dan pihak yang terdampak tragedi kebakaran tersebut.

Kompleks gedung apartemen di Wang Fuk Court, Tai Po, utara Hong Kong._HOLOPIS
Kompleks gedung apartemen di Wang Fuk Court, Tai Po, utara Hong Kong. (Anadolu).

Kebakaran hebat di Wang Fuk Court menelan sedikitnya 36 korban jiwa, termasuk seorang petugas pemadam kebakaran. Sementara itu, 279 orang dilaporkan hilang, memicu operasi pencarian besar-besaran. Sebanyak 29 korban kini dirawat di rumah sakit, dengan tujuh orang dalam kondisi kritis.

Api baru berhasil dikendalikan pada Kamis dini hari sekitar pukul 01.20 waktu setempat, setelah operasi pemadaman yang berlangsung semalam suntuk. Lebih dari 140 unit mobil pemadam dikerahkan, ditambah 800 lebih petugas pemadam dan paramedis. Teknologi drone juga digunakan untuk memetakan titik api dan membantu proses pencarian korban.

Dengan besarnya skala kebakaran dan banyaknya korban, KJRI memastikan akan terus berada di garis depan untuk mengawal perlindungan WNI di Hong Kong dan menyampaikan pembaruan resmi secara berkala.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru