DPR Geram Petugas KRL Nyaris Dipecat Hanya karena Viral Tumbler Penumpang Hilang

9 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan insiden hilangnya tuku tumbler yang berujung dengan dugaan pemecatan terhadap petugas KRL Commuter Line. Petugas KRL yang bermaksud mengamankan tumbler milik penumpang tapi malah hilang itu pun jadi sorotan DPR RI.

Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Sarmuji menyampaikan agar KAI Commuter Indonesia (KCI) bisa bijak dan teliti dalam menyikapi insiden viral di media sosial. Bagi dia, perlindungan terhadap hak pekerja sangat penting agar tak menimbulkan persepsi keliru yang terus disorot publik.

- Advertisement -

Sarmuji hilang karena isu dugaan pemecatan pegawai KCI hanya karena hilangnya tumbler milik penumpang bisa heboh dan viral di media sosial.

“Saya meminta manajemen KCI dan seluruh BUMN transportasi untuk berhati-hati sebelum memberikan sanksi atau mengambil keputusan penting berdasarkan informasi awal yang belum tentu benar,” kata Sarmuji, dalam keterangannya, Kamis, (27/11/2025).

- Advertisement -

Menurut dia, verifikasi dan klarifikasi mesti jadi langkah pertama. Bukan malah reaksi spontan karena tekanan opini publik.

Sarmuji Golkar
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. [Gambar : ist]

Pun, dia merespons positif adanya pernyataan resmi KCI yang menegaskan tak ada pegawai yang dipecat terkait hilangnya tuku tumbler penumpang.

Sarmuji menuturkan pernyataan dari KCI penting agar bisa menjawab simpang siur publik untuk mendapatkan informasi yang faktual.

Pun, ia setuju dengan KCI karena pemecatan pegawai tak bisa dilakukan sembarangan karena ada aturan kepegawaian dan ketenagakerjaan yang jelas.

“Itu langkah yang tepat. Keterbukaan informasi juga penting agar tidak ada ruang bagi rumor untuk berkembang,” tutur politikus Partai Golkar itu.

Sarmuji menyarankan agar KCI bisa memperkuat komunikasi internal. Selain itu, bisa memastikan Standar Operasional Prosedur dijalankan secara konsisten,

Dia menuturkan agar KCI juga selalu melakukan evaluasiagar insiden serupa tak Kembali memantik kehebohan publik.

“Jangan sampai mereka menjadi korban dari miskomunikasi atau rumor yang belum terverifikasi. Evaluasi penting, tapi harus disertai perlindungan terhadap hak-hak pekerja,” ujar Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar itu.

Sementara, PT KAI Commuter menyampaikan bantahan ada pemecatan terhadap petugas yang diduga menghilangkan tuku tumbler milik penumpang yang tertinggal di dalam Commuter Line.

“KAI Commuter tidak melakukan pemecatan sebagaimana isu beredar karena memiliki aturan dan prosedur terkait kepegawaian yang tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru