Sibolga-Tapteng Dilanda Banjir Bandang, Bobby: Utamakan Keselamatan Masyarakat

8 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sebagian wilayah Sumatera Utara seperti Kota Sibolga diterjang banjir bandang dan longsor. Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan Pemprov Sumut turun tangan memperhatikan bantuan untuk warga terdampak.

Bantuan logistik untuk korban banjir bandang dan longsor di sejumlah kabupaten dan kota Sumatera Utara. Dari laporan, banjir dan longsor melanda empat kabupaten dan kota pada Selasa (25/11) yaitu Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Mandailing Natal.

- Advertisement -

Bantuan logistik yang disalurkan Pemprov Sumut untuk empat kabupaten dan kota yaitu 1 ton minyak goreng, 500 kg gula putih, 500 kotak teh celup, 20 ribu bungkus mie instan dan 1.000 kaleng ikan sarden.

Bobby mengaku sudah dapat informasi dan rencananya akan meninjau lokasi yang dilanda bencana. Menurutnya, dirinya sudah berkomunikasi dengan setiap kepala daerah kabupaten dan kota terdampak.

- Advertisement -

“Dilaporkan pak bupati nelpon secara langsung, di Tapteng ada korban jiwa. Tadi, saya sampaikan tolong dimonitor terus kondisinya. Utamakan keselamatan masyarakat, mungkin beberapa hari ke depan saya bisa melihat ke sana langsung,” kata Bobby, dikutip dari laman resmi Pemprov Sumut, Rabu, (26/11/2025).

Personel buka akses jalan penghubung Kota Sibolga-Kota Padangsidimpuan yang terputus akibat longsor._HOLOPIS.
Personel buka akses jalan penghubung Kota Sibolga-Kota Padangsidimpuan yang terputus akibat longsor. Foto: BPBD Sumut

 

Bobby menjelaskan, dari laporan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah menyampaikan intensitas cuaca dengan hujan tinggi terjadi periode November-Desember.

Dia juga sudah mengingatkan kepala daerah dan organisasi perangkat daerah untuk melakukan mitigasi bencana alam.

“Agar bisa dilakukan penanganan dan penanggulangan secara dini dan cepat,” jelas Bobby.

Lebih lanjut, Bobby juga minta kepala daerah dan perangkat daerah harus lebih dulu tahu potensi bencana. Menurut dia, kepala daerah mesti hadir jika ada acara mitigasi bencana.

Ia bilang jika kepala daerah tahu potensi bencana, barulah masyarakat mau mendengar potensi bencana. Dengan demikian, menurutnya mitigasi bencana bisa dilakukan secara bersama.

“Kalau kami undang mohon hadir, tolong dimitigasi. Tolong disampaikan kepada masyarakat, ini yang perlu dilakukan kepala daerahnya,” kata Bobby.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
8 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru