Bank Amar berdiri sejak 1991, kemudian bertransformasi pada 2015 dan menjadi pelopor layanan pinjaman digital melalui Tunaiku.
Bank Amar memiliki dua segmen nasabah, yaitu ritel dan bisnis. Produk ritel AMAR meliputi tabungan proteksi hingga tabungan celengan, sementara penyaluran pinjamannya didominasi oleh layanan digital.
Dalam waktu dekat, daftar bank digital di BEI bakal bertambah. PT Super Bank Indonesia dijadwalkan resmi melantai pada Desember mendatang dengan kode SUPA, sehingga memperkuat deretan emiten bank digital di pasar modal Indonesia.
Itulah enam saham bank digital yang saat ini telah tercatat di Bursa Efek Indonesia, dengan masing-masing memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri.
- Advertisement -

