Profil Patrick Walujo, CEO GOTO yang Pamit Undur Diri
HOLOPIS.COM, JAKARTA – Nama Patrick Walujo kembali menjadi sorotan setelah secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Keputusan ini akan difinalisasi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang diagendakan berlangsung pada 17 Desember 2025 mendatang.
Berikut adalah profil singkat Patrick Walujo, yang dihimpun Holopis.com dari berbagai sumber:
Awal Karier Patrick Walujo
Perjalanan karier pria bernama lengkap Patrick Sugito Walujo dimulai jauh sebelum ia memimpin GOTO. Lulusan Kolese Kanisius yang kemudian meraih gelar sarjana Operations Research & Industrial Engineering itu memulai langkah profesionalnya sebagai analis di Goldman Sachs di Amerika Serikat.
Kariernya kemudian melaju cepat ketika ia dipercaya sebagai Senior Vice President (SVP) di Pacific Century Ventures Ltd yang berpusat di Tokyo, Jepang.
Nama Patrick semakin dikenal ketika ia bersama Glenn Sugita mendirikan Northstar Group pada 2003, sebuah perusahaan investasi yang kini menjadi salah satu pemain utama di Asia Tenggara.
Melalui Northstar, Patrick terlibat dalam transformasi berbagai perusahaan besar lintas sektor, mulai dari pertambangan, telekomunikasi, fintech, hingga logistik.
Tangan Dingin di Dunia Perbankan
Rekam jejak Patrick di industri keuangan Indonesia cukup panjang. Salah satu pencapaian yang paling dikenang publik adalah transformasi besar yang ia lakukan di PT Bank BTPN Tbk (BTPN) bersama bankir senior Jerry Ng. Duet ini kemudian kembali berlanjut ketika mereka mengakuisisi PT Bank Jago Tbk (ARTO).
Setelah melakukan dua putaran right issue, Bank Jago menjelma menjadi salah satu bank digital paling berpengaruh di Indonesia. Melalui perusahaan Wealth Track Technology (WTT), Patrick tercatat menggenggam 11,69 persen saham ARTO. Sementara itu, 21,4 persen lainnya dimiliki oleh entitas GoTo, PT Dompet Karya Anak Bangsa (GoPay).
Jauh sebelum era merger besar-besaran, Patrick merupakan salah satu investor awal Gojek, perusahaan yang didirikan oleh Nadiem Makarim. Ia turut mengawal perjalanan Gojek hingga melebur dengan Tokopedia dan menjadi GOTO, entitas teknologi raksasa Indonesia yang memiliki bisnis on-demand, e-commerce, hingga layanan keuangan.
Selain duduk sebagai komisaris GOTO sebelum menjadi CEO, Patrick kala itu juga menjabat sebagai Komisaris PT Indosat Tbk (ISAT). Jabatan ini diembannya sejak tahun 2021 lalu.
Kepemimpinan Patrick Walujo di GOTO
Patrick diangkat sebagai CEO GOTO pada Juni 2023. Di bawah kepemimpinannya, GoTo melalui fase transformasi besar untuk memperkuat fundamental keuangan dan memperjelas arah jangka panjang perusahaan.
Komisaris Utama GoTo, Agus Martowardojo memberikan apresiasi atas kerja Patrick selama dua setengah tahun memimpin perusahaan teknologi dengan ekosistem digital terbesar di Indonesia tersebut.
“Sejak ditunjuk pada Juni 2023, Patrick telah membawa GoTo melewati proses transformasi yang memperkuat fundamental keuangan Perusahaan, mempertajam fokus operasional, serta memberikan kembali kejelasan terhadap arah jangka panjang Perusahaan,” ujar Agus.