HOLOPIS.COM, JAKARTA – Prajurit Brigif 2 Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Obyek Vital Nasional dan Stabilitas Maritim di wilayah pelabuhan Sulawesi serta Maluku Utara melaksanakan apel keberangkatan di Base Ops Lanudal Juanda, Puspenerbal Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (24/11/2025).
Dari keterangan Dinas Penerangan TNI AL, pasukan diterbangkan menggunakan Pesawat C-130J-30 Super Hercules A-1339 milik TNI Angkatan Udara.
Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi sempat beri pengarahan terhadap sejumlah perwira TNI AL. Mereka yang menerima arahan antara lain Asisten Operasi Komandan Pasmar 2 Kolonel Marinir Widarta Kusuma, para Paban Sops Pasmar 2, dan Perwira Operasi Kolak Pasmar 2 melalui video conference.
Letjen Endi dalam arahannya menyampaikan penugasan merupakan mandat strategis dari Presiden RI Prabowo Subianto melalui Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai respons terhadap dinamika situasi keamanan di Morowali dan Bangka Belitung.
Ia bilang penugasan itu sebagai kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang mesti dijalankan secara profesional, disiplin, dan berintegritas. Menurut dia, mesti dipastikan keamanan personel dan material dalam melaksanakan penugasan.
Dia bilang demikian karena mengingat sebagian sarana prasarana di daerah operasi masih dalam proses penyesuaian.
“Yakinkan keamanan tempat bertugas, terutama bagi personel dan material,” jelas Letjen Andi.
Sementara, Wakil Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Arinto Beny Sarana juga ikut beri arahan lanjutan dengan mengingatkan agar seluruh personel menjaga disiplin tinggi. Ia menekankan agar pasukan tak bergerak sendiri-sendiri,
Menurut dia, penting setiap prajurit selalu bisa berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah operasi.
“Tidak ada satu jengkal pun daerah operasi yang benar-benar aman. Kewaspadaan harus senantiasa dijaga,” lanjut Brigjen Arinto.
Dia menyampaikan pesan khusus agar pasukan memegang nama baik kesatuan dalam menjalan tugasnya.


