Harga Bitcoin Anjlok, Ternyata Ini Penyebabnya

15 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Harga bitcoin kembali menjadi perhatian setelah mengalami penurunan signifikan dalam satu bulan terakhir.

Koreksi tajam ini terjadi hanya beberapa bulan setelah aset kripto paling populer tersebut mencetak rekor kenaikan yang sempat membawa optimisme tinggi di pasar digital.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Chief Executive Officer (CEO) Binance, Richard Teng menjelaskan bahwa pelemahan harga bitcoin dipicu oleh aksi pengurangan leverage atau deleveraging.

Menurutnya, investor global kini lebih berhati-hati dan menghindari aset berisiko, termasuk kripto.

- Advertisement -

“Seperti kelas aset lainnya, selalu ada siklus dan volatilitas. Apa yang kita lihat sekarang tidak hanya terjadi pada harga kripto,” kata Teng, dikutip Holopis.com Senin (24/11).

Teng menyebut bitcoin saat ini diperdagangkan di bawah level US$90.000, jauh lebih rendah dibandingkan posisi puncaknya pada Oktober 2025 saat menyentuh level di atas US$126.000.

“Saat ini ada fase risk-off dan deleveraging yang sedang berlangsung,” tambahnya.

Koreksi pasar kripto ini terjadi seiring aksi jual global sepanjang pekan lalu. Investor dilaporkan cemas terhadap potensi gelembung valuasi yang dipicu sektor kecerdasan buatan (AI), ditambah kekhawatiran potensi pecahnya bubble tersebut.

Kinerja Nvidia yang lebih baik dari ekspektasi pun belum cukup meredam ketegangan di pasar.

Meski demikian, Teng menegaskan bahwa posisi bitcoin saat ini masih berada di level lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2024.

Ia menilai pergerakan harga belakangan ini sebagai respons wajar setelah lonjakan tinggi yang terjadi sepanjang satu setengah tahun terakhir.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
15 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis