Lapar Tengah Malam! Jangan Panik dan Langsung Lakukan Ini…


Oleh : Darin Brenda Iskarina

HOLOPIS.COM, JAKARTA - Rasa lapar yang datang tiba-tiba di tengah malam bisa membuat siapa pun bingung. Mau makan takut kebablasan, mau ditahan malah tidak bisa tidur. Kondisi ini wajar terjadi, terutama ketika tubuh sedang lelah atau jadwal makan hariannya tidak teratur.

Agar tidak berakhir dengan ngemil sembarangan, Sobat Holopis bisa mengikuti cara yang lebih sehat dan tetap menjaga kualitas tidur.

1. Kenali Dulu Apakah Itu Lapar Asli atau Hanya ‘Ngidam Malam’

Tidak semua rasa lapar di tengah malam benar-benar berasal dari kebutuhan tubuh. Kadang itu hanyalah respons stres, lelah, atau kebiasaan. Lapar yang benar biasanya ditandai perut keroncongan, tenaga menurun, dan sulit tidur karena tubuh memang membutuhkan energi. Sementara lapar 'palsu' lebih dipicu keinginan makan sesuatu yang manis atau asin. Menyadari perbedaannya membantu Sobat Holopis memilih langkah yang tepat.

2. Minum Air Putih Sebelum Memutuskan Makan

Sering kali tubuh mengirim sinyal yang mirip antara haus dan lapar. Minum satu gelas air putih bisa membantu mengenali apa yang sebenarnya diperlukan tubuh. Jika setelah minum rasa laparnya berkurang, berarti tubuh memang hanya membutuhkan hidrasi. Ini langkah sederhana yang bisa membantu Sobat Holopis menghindari ngemil berlebihan.

3. Pilih Makanan Ringan yang Tidak Mengganggu Pencernaan

Jika rasa lapar tetap ada, pilih makanan ringan yang mudah dicerna dan tidak membuat gula darah melonjak drastis. Contohnya buah seperti pisang, yogurt tanpa gula tambahan, kacang panggang, atau sepotong roti gandum. Makanan seperti ini memberikan energi cukup tanpa membuat perut bekerja terlalu keras, sehingga tidur tetap nyaman.

Hindari makanan yang terlalu pedas, berminyak, atau terlalu manis karena bisa mengganggu kualitas tidur dan membuat perut terasa penuh.

4. Atur Porsi Kecil Agar Tubuh Tidak ‘Bangun Kerja’

Makan besar di tengah malam membuat sistem pencernaan bekerja lebih lama, sehingga tubuh sulit kembali rileks. Karena itu, lebih baik memilih porsi kecil saja. Cukup tiga sampai empat suapan makanan ringan untuk menenangkan perut. Prinsipnya adalah membantu tubuh, bukan memberikan beban tambahan.

5. Cari Tahu Penyebab Sering Lapar Malam Hari

Jika kejadian ini sering terulang, mungkin Sobat Holopis perlu mengevaluasi pola makan harian. Bisa jadi asupan makan di siang atau sore hari kurang seimbang, atau ritme kehidupan terlalu padat hingga tubuh baru menyadari rasa lapar di malam hari.

Kurangnya tidur juga bisa memengaruhi hormon pengatur nafsu makan, sehingga tubuh lebih mudah merasa ‘ingin makan’. Memahami penyebabnya membantu mencegah kebiasaan lapar malam yang tidak perlu.

Kesimpulannya, rasa lapar tengah malam tidak harus menjadi masalah. Dengan mengenali kebutuhan tubuh, memilih makanan ringan yang tepat, serta menjaga porsi dan waktu makan, Sobat Holopis tetap bisa tidur nyenyak tanpa khawatir berdampak buruk pada kesehatan.

Jika kondisi ini sering terjadi, coba atur ulang jadwal dan komposisi makan harian agar tubuh mendapatkan energi di waktu yang seharusnya. Bila perlu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan untuk memastikan semuanya berjalan seimbang dan sesuai kebutuhan tubuh.

Tampilan Utama