HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyerukan pemerintah daerah untuk lebih aktif dalam menangkal maraknya disinformasi kesehatan yang beredar luas di dunia digital.
Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi keliru, terutama terkait isu medis, dapat menimbulkan risiko serius bagi keselamatan masyarakat.
“Kita menghadapi tantangan besar. Banyak sekali disinformasi di bidang kesehatan yang diproduksi oleh pihak-pihak tanpa latar belakang medis,” ujar Meutya seperti yang dikutip Holopis.com melalui keterangan Pers.
Menurut Meutya, konten kesehatan yang menyesatkan sering dikemas menarik oleh kreator tanpa kompetensi, sehingga mudah dipercaya publik.
“Pemda harus semakin dekat dengan masyarakat, meningkatkan kualitas layanan publik, serta menyediakan sarana informasi yang akurat dan konsisten,” tegasnya.
Untuk memperkuat penyebaran informasi resmi, Menkomdigi mendorong pemda memaksimalkan kerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik yang memiliki jaringan siaran luas hingga daerah terpencil.
Dengan peningkatan peran pemerintah daerah serta kolaborasi bersama media publik, pemerintah berharap masyarakat dapat menerima informasi kesehatan yang akurat sehingga tidak mudah terpengaruh disinformasi yang merugikan.


