HOLOPIS.COM, JAKARTA – Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, tuntunan Rasulullah SAW tentang kebersihan tubuh terasa makin relevan.
Sunnah bukan sekadar tradisi keagamaan, melainkan sebuah warisan bijaksana yang menyentuh langsung aspek kesehatan, kenyamanan, hingga identitas diri seorang muslim.
Rasulullah SAW memberikan pedoman dasar perawatan tubuh melalui sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Imam Muslim:
الْفِطْرَةُ خَمْسٌ الْخِتَانُ وَالِاسْتِحْدَادُ وَقَصُّ الشَّارِبِ وَتَقْلِيمُ الْأَظْفَارِ وَنَتْفُ الْآبَاطِ
Artinya: Ada lima macam fitrah, yaitu: khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak.
Akar perintah ini sesungguhnya bermuara pada pesan utama Rasulullah SAW mengenai pentingnya kebersihan. Dalam hadis lain yang diriwayatkan Imam Muslim disebutkan:
الطُّهُوْرُ شَطْرُ الإِيْمَانِ
Artinya: Kebersihan itu separuh dari iman.
Lewat dua pesan tersebut, umat muslim diajak untuk menjadikan perawatan tubuh sebagai bagian dari ibadah dan rasa syukur atas nikmat kesehatan.
1. Khitan
Khitan merupakan tindakan menghilangkan sebagian kulit penis pada laki-laki dan dianjurkan dilakukan sebelum baligh. Di balik tradisi keagamaan ini, manfaat kesehatannya sangat besar, yakni mengurangi risiko infeksi, memudahkan pembersihan area genital, serta menjaga kebersihan secara rutin.

