Dalam forum tersebut, Danang membeberkan lima strategi utama yang menjadi fondasi transparansi Gerindra:
1. Transparansi Keuangan – Membuka akses publik terhadap pendapatan, penggunaan anggaran, dan laporan keuangan sesuai prinsip akuntabilitas.
2. Informasi Inklusif untuk Disabilitas – Menyediakan format informasi ramah disabilitas dan infrastruktur pendukung lainnya.
3. Evaluasi Kelembagaan – Melakukan evaluasi rutin terhadap kinerja PPID dan struktur internal.
4. Pemanfaatan Teknologi Informasi – Mengoptimalkan platform digital untuk memudahkan akses data publik dan layanan PPID.
5. Pelibatan Masyarakat – Mendorong masyarakat ikut mengawasi jalannya organisasi partai.
Danang menegaskan bahwa keterlibatan publik merupakan fondasi demokrasi yang sehat. “Semakin terbuka informasi partai, semakin tinggi kepercayaan masyarakat,” tutupnya.
Pada agenda itu turut hadir Komisioner KIP Rospita Vici Paulyn, Direktur Eksekutif IPI Karyono Wibowo, dan Direktur Senior Hukumonline.com Moh. Yasin.
Gerindra sendiri telah mencatatkan prestasi sebagai Partai Politik Informatif versi KIP sebanyak tujuh kali sejak 2014 hingga 2024, serta menjadi satu-satunya partai dengan layanan informasi ramah disabilitas pada 2023.

