Misteri Tempat-tempat Mistis di Kampung Yaur Papua
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Di balik hamparan hutan rimbun, pantai sunyi, dan kekayaan alam Teluk Cenderawasih, Kampung Yaur di Nabire, Papua ternyata menyimpan rahasia yang jauh lebih kelam dari sekadar panorama indah.
Di balik keindahan alamnya, Kampung Yaur menyimpan cerita mistis di beberapa tempat yang hingga kini ceritanya terus di melegenda dari generasi ke generasi. berikut daftar 9 tempat mistis di Kampung Yaur, Papua.
1. Mata Air Nanaor
Mata air Nanaor, sumber yang dianggap suci oleh marga Nanaor, dikelilingi pohon-pohon sagu yang melengkung seperti sosok menunggu. Konon, siapa saja yang mengotori atau mengambil air tanpa izin leluhur akan dihantui oleh bayangan gelap saat malam. Air yang jernih berubah mencekam di bawah cahaya rembulan: penduduk kadang mendengar bisikan dari kedalaman, memanggil nama mereka.
2. Kali Harapan atau Nangahure
Dikenal sebagai kali hantu, kali ini berkelok di antara bakau dan pepohonan mangrove. Di kegelapan, nelayan mengaku pernah melihat makhluk berbentuk ikan raksasa muncul dari kedalaman. Makhluk itu bukan sekadar ikan, penduduk berkata itu adalah roh penjaga kali, entitas kuno yang melindungi sungai dari pelanggar. Suara air bergesekan tiba-tiba berubah menjadi suara gemuruh napas, membuat siapa pun merasa ditonton dari bawah permukaan.
3. Teluk Nubre
Teluk Nubre adalah salah satu tempat paling angker di Yaur. Beberapa nelayan menceritakan bagaimana di malam gelap, cahaya biru kehijauan menari di atas suar, seolah obor di laut yang tak pernah padam. Ada yang menganggap itu hantu laut, roh para leluhur yang menjaga laut Yaur. Konon jika seorang pendatang mencoba berlabuh di malam hari tanpa melakukan ritual penghormatan, suara tawa halus dan bisikan gelombang bisa membuat mereka hilang.
4. Gunung Beromi
Gunung Beromi adalah tempat suci di mana penduduk percaya roh leluhur mendiami puncaknya. Mereka menyebutnya gunung pemanggil hujan, dimana dengan ritual khusus, orang bisa memanggil hujan atau meredam badai. Tapi, jika ada yang menyebut nama gunung dengan salah misalnya menyebut “Beromi” sebagai “Berami” maka kutukan bisa jatuh dan membawa malapetaka.
5. Kali Weja
Meskipun Kali Weja tidak sepenuhnya keramat, ia adalah tempat berburu suku setempat. Bagi mereka, berburu di Weja bukan hanya soal skill, tetapi juga soal etika spiritual. Pemburu harus meminta izin dengan cara ritual kecil agar roh sungai dan hutan tidak marah. Ada kisah, pemburu yang melanggar etika mendadak kehilangan arah di hutan dan tak pernah kembali, seakan hutan menutup jalannya.
6. Ikiriobi, Kolam Gaib Berbentuk Ikan Bubara
Ikiriobi adalah kolam di dalam hutan. Penduduk percaya makhluk gaib berbentuk ikan bubara tinggal di sana. Ikan yang dimaksud bukan sekadar hewan, melainkan penjaga roh kolam. Barang siapa mandi atau mengambil air tanpa izin leluhur, konon akan mengalami nasib buruk. Ada cerita hilangnya orang, atau mereka muncul kembali dalam keadaan linglung, berbicara hal-hal aneh tentang dunia bawah air.
7. Kuburan Tua di Pulau Rori
Pulau Rori penuh makam-makam tua leluhur suku Hegure. Tidak semua orang diperbolehkan menginjakkan kaki ke sana. Mereka yang nekat datang tanpa restu sering mengaku merasakan hawa dingin yang menusuk, bayangan samar berkelebat di antara batu nisan. Bahkan, ada yang merasa seperti didorong oleh tangan tak terlihat untuk pergi, sebelum lompat ke laut atau diterjang ombak.
8. Batu Sihir
Batu sihir menjadi tempat yang paling ditakuti. Batu sihir dianggap keramat, dimana jika seseorang melewatinya tanpa upacara atau persetujuan leluhur, penduduk percaya ia bisa kehilangan nyawa. Ada mitos bahwa batu itu adalah pusar dunia gaib, titik di mana roh dan manusia bisa saling berjumpa. Suara-suara lirih, bisikan dalam angin, dan getaran bumi kecil pernah dirasakan oleh mereka yang mencoba mendekat secara sembunyi-sembunyi.
9. Tanjung Jaioge
Tanjung Jaioge dikenal karena tiram tertentu yang beracun jika disantap sembarangan. Masyarakat setempat percaya tiram itu bukan hanya racun fisik, tetapi juga racun roh: jika seseorang mengambil tiram tanpa penghormatan, ia dianggap mencuri dari alam dan leluhur, lalu membawa kutukan. Ada cerita laut menjadi gelap secara mendadak, atau gelombang tinggi menyapu perahu para pencuri tiram.