Dedi Mulyadi Nilai Muhammadiyah Sudah Banyak Bantu Beban Negara

28 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM (Kang Dedi Mulyadi) menyampaikan ucapan selamat milad yang ke 113 kepada Muhammadiyah, sekaligus mendoakan yang terbaik untuk organisasi tersebut, termasuk kepada Ketua Umum-nya saat ini, yakni Prof Haedar Nashir.

“Semoga Bapak senantiasa sehat dan terus memiliki spirit yang kuat untuk menjaga marwah dan kehormatan Muhammadiyah,” kata Dedi dalam pidatonya di puncak Resepsi Milad ke 113 Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Jawa Barat, Selasa (18/11/2025).

- Advertisement -Hosting Terbaik

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi memberikan testimoni tentang Muhammadiyah. Salah satunya adalah ciri kuat Muhammadiyah, yakni berkemajuan dan kesederhanaaan.

“Ciri dari pemimpin muhammadiyah itu satu, yayasannya besar, rumah sakitnya mewah tapi pemimpinnya sederhana,” ujarnya.

- Advertisement -

Kemudian, politisi Partai Gerindra ini pun menyatakan bahwa Muhammadiyah adalah salah satu contoh konkret bagaimana peran aktif organisasi kemasyarakat mampu memberikan dampak yang luas biasa, bukan hanya kepada anggota dan warganya saja, akan tetapi kepada bangsa dan negara Indonesia secara umum.

“Kalau bicara Muhammadiyah, sesungguhnya kita bicara kemajuan bangsa, keadilan dan kemakmuran. Karena Muhammadiyah berfokus pada dua hal, satu peningkatan kualitas pendidikan rakyat yang ditandai banyak rumah sakit yang berikan layanan pada seluruh masyarakat. Yang kedua banyaknya lembaga pendidikan yang bertujuan untuk mencerdasakan kehidupan rakyat,” terang Kang Dedi.

Oleh sebab itu, ia memandang bahwa Muhammadiyah telah memberikan kontribusi yang sangat aktif, bahkan mampu meringankan beban pemerintah dalam aspek layanan pendidikan, hingga kesehatan.

“Maka sesungguhnya Muhammadiyah sudah mengambil peran dari negara untuk mendorong agar negara memiliki beban yang ringan dalam menyelesaikan problematika bangsa,” tuturnya.

Selanjutnya, Kang Dedi Mulyadi pun mengatakan bahwa kontribusi aktif Muhammadiyah tersebut pun sangat sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Yakni bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih modern dan berkemajuan.

“Maka ketika Pak Prabowo menyampaikan tentang digitalisasi pendidikan, digitalisasi pembelajaran, sesungguhnya Muhammadiyah sedang memperlihatkan dua hal, yang pertama adalah kekuatan moralitas yang menjunjung tinggi kejujuran kebenaran dan keadilan merupakan sendi utama dalam membangun insan kebangsaan,” tandasnya.

Hal ini menurut Dedi, sangat kentara bagaimana para pimpinan dan petinggi Muhammadiyah dalam bersikap. Tenang, tidak mudah gaduh, namun tetap bergerak untuk memberikan kontribusi yang sangat baik dan besar bagi kepentingan bangsa dan negara. Apalagi persoalan politik praktik dan urusan remeh temeh lainnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis