HOLOPIS.COM, BOGOR – Sungai Cisadane di Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, tengah bersolek menjelang debutnya sebagai salah satu destinasi wisata air adrenalin paling menjanjikan di Jawa Barat.
Dipicu oleh penunjukannya sebagai lokasi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 untuk cabang olahraga arung jeram, potensi petualangan sungai ini kini dibuka lebar untuk publik.
Bukan hanya sekadar lokasi perlombaan, Cisadane di Ranggamekar menawarkan jalur yang menantang sekaligus pemandangan alam yang asri, menjadikannya magnet baru bagi para pencinta wisata petualangan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan jalur ini tak hanya aman bagi atlet, namun juga siap menyambut wisatawan yang ingin merasakan sensasi mengarungi jeram. Komitmen Pemkot Bogor dan warga setempat untuk mengangkat citra lokasi ini terwujud dalam aksi gotong royong Jumat Bersih (Jumsih) kolosal pekan lalu.
Dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, warga Kelurahan Ranggamekar, perwakilan OPD, dan pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) bahu-membahu membersihkan tepian hingga dasar sungai.
“Kami mengubah wajah tempat ini, minimal dari segi kebersihan, kerapihan, dan estetika. Ini adalah permata tersembunyi yang harus kita jaga keindahannya,” ujar Jenal Mutaqin, tak lama setelah ikut menyusuri sungai menggunakan perahu karet dan mengangkut puluhan kilogram sampah.
Aksi bersih-bersih ini melampaui rutinitas Jumsih mingguan, menandai sebuah inisiasi ekowisata berbasis komunitas. Para atlet dan turis petualangan yang datang pada 17 November nanti (dan seterusnya) akan disuguhkan pemandangan Cisadane yang bersih dan tertata, berkat kepedulian warga.
Dampak penunjukan venue ini ternyata meluas hingga ke sektor ekonomi kreatif lokal. Dengan disiapkannya jalur rafting berstandar kualifikasi Porprov, Kelurahan Ranggamekar kini siap menyambut arus wisatawan dengan layanan lengkap.
Jenal Mutaqin secara khusus mendorong ibu-ibu warga Ranggamekar untuk berkoordinasi dan membuka warung kuliner di sekitar lokasi. Konsepnya jelas yaitu datang untuk adrenalin di jeram Cisadane, pulang membawa kenangan akan cita rasa khas Bogor yang dijajakan langsung oleh komunitas setempat.
Momen Porprov ini adalah pemicu, namun tujuan akhirnya adalah menjadikan Ranggamekar sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan. Ini adalah undangan terbuka bagi wisatawan untuk tidak hanya menyaksikan keindahan alam Bogor, tetapi juga merasakan langsung denyut kehidupan, semangat kebersihan, dan keramahtamahan warga di sungai yang kini siap menjadi ikon petualangan baru.


