Senin, 23 Feb 2026
BREAKING
Senin, 23 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

Menelusuri “Batu Angus” Ternate: Jejak Lava 1673 yang Kini Memukau Dunia

9 Shares

HOLOPIS.COM, TERNATE Pulau Ternate di Maluku Utara, yang dikenal sebagai “Pulau Rempah,” kini semakin bersinar berkat keunikan Geowisata Batu Angus. Destinasi yang terletak di kaki Gunung Gamalama ini bukan sekadar pemandangan biasa, melainkan sebuah rekaman geologi dahsyat yang terbentuk dari lelehan lava purba.

Hamparan batuan hitam legam yang membentang dari lereng gunung hingga ke bibir pantai ini menawarkan lanskap dramatis, memposisikan Ternate sebagai salah satu pusat wisata vulkanik edukatif di Indonesia.

- Advertisement -

Sesuai namanya, Batu Angus menyajikan tumpukan bebatuan yang terlihat hangus dan gosong. Fenomena ini adalah hasil pembekuan lahar (lava) pijar dari letusan masif Gunung Gamalama yang terjadi pada tahun 1673 dan letusan-letusan berikutnya, termasuk pada 1907.

Batu Angus seperti sebuah jendela waktu. Di sini wisatawan bisa melihat langsung bagaimana kedahsyatan alam ribuan tahun lalu membentuk bentang alam indah saat ini. Batuan beku yang dikenal memiliki kepadatan tinggi, tekstur kasar, dan bentuk yang tidak beraturan ini, kini menjadi magnet bagi wisatawan dan peneliti.

- Advertisement -

Para ahli geologi bahkan menemukan formasi langka seperti lava pahoehoe (lava yang membeku dengan permukaan halus dan bergelombang) dan lava aa (lava dengan permukaan pecah dan kasar), menjadikannya laboratorium alam terbuka.

Kelebihan Geowisata Batu Angus terletak pada daya tarik ganda yang ditawarkannya. Di satu sisi, pengunjung disuguhi nilai edukasi tinggi tentang vulkanologi. Di sisi lain, lokasi ini menyajikan panorama yang sulit ditandingi.

Latar belakang megah Gunung Gamalama terlihat sangat indah. Formasi batuan hitam Batu Angus berpadu sempurna dengan pemandangan megah Gunung Gamalama, menciptakan kontras visual yang luar biasa.

Kemudian pesona pemandangan laut Pasifik terhampar membiru. Di ujung hamparan lahar, pengunjung dapat menikmati semilir angin dan birunya Samudra Pasifik, menjadikannya spot favorit untuk fotografi landscape dan selfie unik.

Pemerintah Kota Ternate yang terus didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk mengusulkan Geowisata Batu Angus sebagai bagian dari Geopark Nasional. Pengajuan ini bertujuan untuk mendapatkan pengakuan dari UNESCO, yang akan meningkatkan status kawasan ini sebagai warisan bumi global.

Dengan penetapan sebagai Geopark, Batu Angus diharapkan dapat mengedepankan tiga pilar utama yaitu konservasi geologi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal melalui pariwisata berbasis komunitas.

Untuk memuluskan langkah ini, fasilitas pendukung seperti Museum Mini Geowisata dan pusat informasi terus dibangun, memungkinkan wisatawan untuk tidak hanya sekadar berfoto, tetapi juga belajar lebih dalam tentang sejarah Geopark Ternate yang bertema “Volcano and Spice Island.”

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
9 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru