Jumat, 20 Feb 2026
BREAKING
Jumat, 20 Feb 2026
MEMUAT...
-- --- ----
00:00:00
...
-- ...
Imsak 00:00
Subuh 00:00
Dzuhur 00:00
Ashar 00:00
Maghrib 00:00
Isya 00:00

KPAI Dorong Sekolah Perkuat Perlindungan Anak Pasca Ledakan SMAN 72 Jakarta

19 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Margaret Aliyatul Maimunah, menilai insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara menjadi peringatan penting bagi semua satuan pendidikan untuk memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah.

“Dengan situasi atau kejadian ini saya kira pertama tentu yang harus menjadi highlight adalah bagaimana upaya peningkatan perlindungan dan keamanan anak di lingkungan satuan pendidikan. Jadi memang di satuan pendidikan harus memastikan bahwa anak-anak di sana itu bisa belajar bisa berinteraksi, tidak mendapatkan kekerasan” kata Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah dalam Konferensi Pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (11/11/2025).

- Advertisement -

Margaret juga menegaskan pentingnya penerapan program Sekolah Ramah Anak dan pembentukan tim pencegahan serta penanganan kekerasan di sekolah.

“Belajar dari kasus ini kita akan kembali melakukan upaya-upaya penguatan terkait dengan implementasi sekolah ramah anak dan juga implementasi secara optimal dan maksimal terkait dengan keberadaan tim pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan,” tegasnya.

- Advertisement -

Dia kemudian mengingatkan bahwa perhatian terhadap kesehatan mental anak tidak boleh diabaikan.

“Yang jelas hari ini, yang berada di lingkungan satuan pendidikan tidak boleh abai terkait dengan kesehatan mental anak-anak dan tidak boleh hanya fokus pada bagaimana kegiatan belajar berlangsung, tetapi juga perlu melakukan perhatian atau pengawasan terkait dengan aktivitas anak ketika di luar jam pelajaran,” ujarnya.

Margaret lalu mengajak agar pihak keluarga juga harus selalu memperhatikan anak-anak, melakukan pengawasan, tidak hanya di dunia maya tetapi juga aktivitas anak di dunia media sosial.

“Terutama tentu keluarga, orang tua dan juga termasuk lingkungan terdekat di satuan pendidikan, maka kita selalu menyampaikan mari kita melakukan upaya penguatan pengawasan kepada aktivitas anak-anak kita, tidak hanya di dunia nyata tetapi juga termasuk aktivitas yang berada di dunia cyber atau di media sosial anak-anak ini,” lanjutnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
19 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru