HOLOPIS.COM, GAZA – Lebih dari 16 ribu warga Palestina di Gaza mendesak segera perlu perawatan medis. Warga Gaza butuh bantuan dari negara luar untuk pertolongan medis.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Ia menyebut jumlah warga Gaza yang perlu pertolongan medis ditaksir lebih dari 16.500 orang.
Ghebreyesus mengabarkan itu dalam unggahan di platform X. Dia menceritakan evakuasi medis yang dilakukan dari Gaza ke negara lain seperti Italia.
Menurut dia, WHO sudah mengevakuasi 19 pasien kritis dan 93 pendamping dari Gaza ke Italia untuk perawatan medis. Ia mengapresiasi pemerintah Italia yang sudah menunjukkan sikap solidaritasnya dalam membantu krisis kemanusiaan yang dialami rakyat Gaza.

“Kami mendesak lebih banyak negara untuk menerima pasien dari Gaza, karena lebih dari 16.500 orang masih membutuhkan perawatan medis mendesak yang tidak tersedia di Jalur Gaza,” kata Ghebreyesus dikutip dari Anadolu, Selasa, (11/11/2025).
Lebih lanjut, dia menyinggung pentingnya semua akses rute evakuasi—terutama yang dari Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur—dibuka. Hal itu untuk memfasilitasi pemindahan pasien Gaza yang membutuhkan bantuan medis.
Mengutip laporan dari WAFA, WHO menyampaikan mendesaknya warga Gaza butuh bantuan medis karena infrastruktur kesehatan di wilayah itu sudah hancur total imbas serangan Israel. Pun, saat ini di Gaza terjadi krisis kemanusiaan yang memburuk karena mendesaknya bantuan medis dan bahan bakar.
Dengan minimnya fasilitas kesehatan, ribuan warga Gaza perlu penanganan medis seperti operasi darurat. Tapi, kondisi hanya bisa dilakukan di rumah sakit luar Gaza atau negara lain.


