Tragis, Anak Disabilitas Dikeroyok Warga di Karawang hingga Kritis


Oleh : Amirulloh

HOLOPIS.COM, KARAWANG – Ridho (15), seorang anak penyandang disabilitas asal Purwakarta, masih dalam kondisi kritis usai menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah warga di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Saat ini, Ridho tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bayu Asih Purwakarta, Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Direktur Rumah Sakit Bayu Asih, Tri Muhammad Hani, membenarkan bahwa korban dirujuk dari RSUD Karawang dua hari lalu. Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan tindakan operasi bedah saraf akibat luka berat di kepala yang dideritanya.

“Pasien semalam dilakukan tindakan operasi bedah saraf sekitar pukul 00.00 hingga 03.00 dini hari. Setelah operasi, pasien kembali dibawa ke ruang PICU dan saat ini masih belum sadar serta menggunakan ventilator,” ujar Tri Muhammad Hani, Minggu (9/11), seperti dikutip Holopis.com.

Ridho diketahui merupakan anak yatim piatu yang sejak kecil telah kehilangan kedua orang tuanya. Ia diasuh oleh kakak angkatnya, Pesta, di Purwakarta. Meski menyandang tunagrahita, Ridho tetap bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) setempat.

Pesta menceritakan, sebelum peristiwa pengeroyokan, Ridho diduga masuk ke rumah warga tanpa izin. Namun, bukannya mendapatkan penanganan yang layak, ia justru menjadi sasaran amuk massa.

“Katanya dia masuk rumah orang, ditanya tidak jawab-jawab, akhirnya dikeroyok,” tutur Pesta.

Ia menambahkan, adiknya kerap pergi tanpa pamit dari rumah. Namun, warga di lingkungan tempat tinggalnya di Purwakarta sudah mengenal kondisi Ridho dan biasanya mengantarnya pulang dengan baik.

“Kalau di Purwakarta orang-orang sudah tahu dia disabilitas. Pernah juga dulu diamankan di rumah singgah Dinsos Karawang,” ujarnya lagi.

Akibat pengeroyokan tersebut, Ridho mengalami luka serius di bagian wajah dan kepala belakang hingga menyebabkan kondisinya kritis. Hingga kini pihak keluarga berharap pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukuman setimpal.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap penyandang disabilitas yang masih kerap terjadi di masyarakat. Pihak kepolisian dari Polres Karawang dilaporkan telah turun tangan untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Tampilan Utama