Sungai Maron: Sensasi Susur Amazon di Jantung Pacitan

23 Shares

HOLOPIS.COM, PACITAN Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kembali membuktikan diri sebagai surga tersembunyi dengan hadirnya Sungai Maron. Destinasi ini tidak hanya menawarkan pemandangan alam yang asri, tetapi juga menyajikan pengalaman unik susur sungai sejauh 4,5 kilometer yang membuat wisatawan serasa sedang berada di pedalaman Sungai Amazon, Amerika Selatan.

Sungai Maron terletak di Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Daya tarik utamanya adalah perpaduan air sungai yang jernih berwarna hijau kebiruan dan suasana yang sangat syahdu, dikelilingi tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi hutan tropis nan lebat.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Daya tarik utama Sungai Maron yang membuatnya dijuluki “Amazonnya Jawa Timur” adalah pemandangan yang diciptakan oleh deretan pohon kelapa dan hutan tropis lebat yang berjejer di sepanjang tepiannya, membentuk lorong hijau eksotis.

Air sungai yang jernih berwarna hijau kebiruan dan arus yang tergolong tenang memungkinkan wisatawan untuk tidak hanya menikmati keindahan dari perahu, tetapi juga menjadikannya lokasi yang aman untuk berenang dan memancing.

- Advertisement -

Berbagai jenis ikan seperti nila, bawal, dan sidat. Selain petualangan alam murni, sungai ini juga menawarkan spot foto yang sangat Instagramable, terutama pada ayunan yang tergantung di atas sungai, menjadikannya lokasi wajib untuk mengabadikan momen.

Pengalaman susur sungai ini semakin unik karena menawarkan rute pulang-pergi sepanjang 4,5 kilometer yang bermuara langsung di bibir Pantai Ngiroboyo. Setelah menempuh perjalanan sekitar 45 menit hingga satu jam menggunakan perahu bermesin.

Wisatawan dapat turun sejenak untuk menikmati keindahan lautan sebelum kembali lagi ke dermaga awal. Sensasi menyatukan dua jenis wisata yaitu menyusuri sungai dan menikmati pantai dalam satu trip ini merupakan nilai jual yang langka dan paling dicari di Pacitan.

Saat perahu melaju perlahan membelah air toska, wisatawan akan disambut oleh ketenangan yang langka. Selain panorama tebing karang dan pepohonan rimbun, telinga akan dimanjakan dengan kicauan burung dan gemericik air yang seolah-olah membawa kita jauh dari hiruk pikuk kota.

Suasana yang teduh ini menjadikan Sungai Maron sebagai tempat sempurna untuk melepaskan penat dan mengisi ulang energi. Lebih dari sekadar keindahan alam, operasional Sungai Maron mencerminkan potensi wisata yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat Desa Dersono.

Keramahan penduduk lokal yang berperan sebagai pengemudi perahu sekaligus pemandu wisata memberikan nilai tambah berupa interaksi yang hangat. Komitmen menjaga kelestarian sungai sebagai sumber air bagi warga juga memastikan kebersihan dan kejernihan Maron senantiasa terjaga.

Selain itu, bila wisatawan datang di bulan Agustus, daya tarik destinasi Sungai Maron rini semakin meriah dengan digelarnya Festival Dayung Ngiroboyo di muara sungai, sebuah acara unik yang menarik ribuan pengunjung.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
23 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis