HOLOPIS.COM, SURABAYA – Kerusakan atap Gerbang Tol (GT) Banyu Urip ruas tol Surabaya-Gempol jadi fokus perhatian PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT). Perbaikan terus dipercepat demi operasional pelayanan pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office 3 Ruas Tol Surabaya-Gempol Agus Susilo menjelaskan kerusaka GT Banyu Urip itu karena insiden yang melibatkan dump truk yang bergerak menuju pintu keluar tol GT Banyu Urip.
Dia menuturkan saat berada tepat di bawah atap GT Banyu Urip, bagian belakang dump truk itu terbuka. Lalu, dump truk itu menabrak atap di atasnya sehingga menyebabkan kerusakan parah.
“Akibatnya, atap gerbang tol di atas tiga gardu yang sedang beroperasi mengalami kerusakan sehingga tidak dapat melayani transaksi pengguna jalan,” kata Agus dalam keterangannya, Jumat, (7/11/2025).
Dia menambahkan, atas diskresi kepolisian, gardu tol entrance GT Banyu Urip ditutup sementara. Pun, lalu lintas masuk terpaksa dialihkan.
Agus menuturkan untuk lalu lintas keluar tetap berjalan normal dengan memanfaatkan jalur terbatas. Hal itu untuk menghindari gangguan lebih lanjut.
Adapun, VP Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo menambahkan jika perbaikan atap GT Banyu Urip masih berlangsung.
“Sejak pukul 03:20 layanan transaksi entrance GT Banyu Urip dapat dilakukan melalui rekayasa lalu lintas detour,” kata Ria.
Lebih lanjut, dia menuturkan perangkat mobile reader sudah disiagakan. Begitu juga petugas diturunkan untuk pengaturan lalu lintas di lapangan selama proses perbaikan berlangsung.
Ria menuturkan permintaan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses perbaikan GT Banyu Urip ruas tol Surabaya-Gempol
Dia bilang pihaknya akan terus berkolaborasi dengan seluruh instansi. Koordinasi itu termasuk kepolisian sebagai upaya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan pengguna jalan tol.


