Undang Jokowi ke Peresmian Pabrik Lotte, Presiden Prabowo: Ini Prestasi Beliau

5 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengaku telah mengundang Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pabrik Lotte Chemical Indonesia yang digelar di Cilegon, Banten pada Kamis 6 November 2025.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengatakan Presiden ke-7 RI itu seharusnya hadir dalam acara peresmian tersebut, sebab investasi dari Korea Selatan (Korsel) hingga selesai dibangunnya pabrik tersebut merupakan salah satu prestasi dari Jokowi ketika dirinya masih memimpin Tanah Air.

- Advertisement -

“Seharusnya, atau saya kemarin juga mengundang, atau saya minta diundang Presiden Joko Widodo, Presiden ke-7. Karena bagaimanapun ini adalah salah satu prestasi beliau. Ini dimulai di zaman beliau, juga hasil kesepakatan , hasil lobi beliau dengan Pimpinan Korea. Jadi sepantasnya beliau kesini,” kata Presiden Prabowo saat memberi sambutan di Acara Peresmian Pabrik Lotte Chemical, Kamis (6/11/2025).

Mantan Menteri Pertahanan itu kemudian menjelaskan, setelah dihubungi Jokowi ternyata tidak dapat hadir dalam acara peresmian dari proyek hasil usahanya ketika memimpin Indonesia. Sehingga ia pun memaklumi kealpaan mantan koleganya di Kabinet Merah Indonesia Maju tersebut.

- Advertisement -

“Hanya beliau minta maaf, beliau belum bisa hadir, dan saya juga sampaikan kita maklumi,” ujarnya.

Presiden Prabowo kemudian mengingatkan masyarakat Indonesia untuk selalu menghormati dan menghargai sesama, termasuk para pemimpin tanah air terdahulu. Dia menyebut, tidak ada pemimpin yang sempurna, dan luput dari kesalahan. Oleh karena itu, masyarakat seharusnya dapat lebih menghormati dan menghargai sesama.

“Bagaimanapun saya ingatkan generasi penerus, saya ingatkan masyarakat Indonesia, marilah kita pandai-pandai menghormati jasa-jasa semua tokoh, jasa-jasa semua pemimpin Pemimpin itu manusia, apakah pemimpin maha paripurna? ya tidak. Pemimpin pasti ada kekurangan, tapi pada esensinya marilah kita punya rasa keadilan di hati kita marilah kita menjadi manusia yang jernih, marilah kita menghormati orang tua, menghormati semua yang berjasa,” kata Prabowo.

Prabowo menyebut, Indonesia memiliki budaya yang kental dengan rasa saling menghargai. Dia kemudian menyoroti fenomena menjelekan pemimpin yang kini marak terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, bangsa Indonesia seharusnya hidup saling menghormati sesuai dengan ajaran budaya yang ada.

“Tradisi kita, budaya kita, bangsa kita. Kita punya budaya yaitu, saya kira di semua suku ada istilahnya, dalam bahasa Jawa Mikul Duwur Mendem Jero. Kepada keluarga kita, hal yang baik kita angkat setinggi-tingginya, kalau ada kekurangan kita pendam, kita perbaiki. Tapi janganlah kita teruskan budaya hujat-menghujat, ejek-mengejek. Kita harus kerja keras,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
5 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

holopis