Simak! Ini 6 Tanda Tubuh Kamu Kekurangan Air Putih
HOLOPIS.COM, JAKARTA - Minum air putih sering dianggap sepele padahal sangat penting untuk menjaga kesehatan seluruh tubuh. Sekitar tiga perempat dari tubuh manusia terdiri dari air, yang berfungsi dalam banyak peran vital seperti membantu pencernaan, mengangkut oksigen serta nutrisi ke seluruh organ, dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
Ketika kamu kurang minum air putih, maka tubuh mulai menunjukkan alarm lewat berbagai gejala. Jika dibiarkan, bisa berujung pada dehidrasi atau gangguan pada organ tubuh. Berikut 6 tanda tubuh kekurangan air putih yang harus kamu waspadai dikutip Holopis.com dari Hello Sehat Kementerian Kesehatan :
1. Mulut Kering
Salah satu tanda paling awal yang biasanya muncul adalah mulut terasa kering. Karena ketika kamu kurang minum, kelenjar ludah tidak mendapatkan cukup cairan untuk memproduksi air liur secara normal. Akibatnya, mulut jadi kering, bibir bisa pecah-pecah, dan kadang muncul sensasi terbakar dalam mulut.
2. Kelelahan
Kurang minum air membuat volume darah bisa menurun dan oksigen serta nutrisi ke sel-sel tubuh menjadi tidak optimal. Akibatnya, tubuh jadi cepat lelah meskipun aktivitas tidak terlalu berat atau sudah istirahat cukup.
Jadi kalau kamu merasa gampang capek, meskipun tidur cukup, coba cek lagi berapa banyak air putih yang kamu konsumsi hari ini.
3. Mata Kering
Mata juga bisa mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan dehidrasi membuat produksi air mata berkurang, dan lapisan air pada mata jadi menipis. Kamu bisa merasa mata perih, atau penglihatan agak kabur.
Kalau kamu sering memakai gadget atau bekerja di depan layar, kondisi ini bisa makin terasa. Jadi, jangan lupa untuk minum air putih yang cukup meski sedang sibuk sekalipun.
4. Sembelit
Air membantu membuat tinja tetap lembut dan sistem pencernaan bekerja lancar. Ketika kamu kekurangan cairan, feses bisa menjadi keras dan sulit dikeluarkan itulah yang menyebabkan sembelit.
Jika kamu mulai merasa buang air besar jadi jarang atau lebih susah dari biasanya, mungkin ini saatnya memperbaiki kebiasaan minum airmu.
5. Warna Urine Lebih Gelap
Warna urine bisa jadi indikator bagus apakah tubuhmu cukup cairan atau tidak. Ketika kurang minum, ginjal akan menyimpan lebih banyak cairan agar fungsi-nya tetap berjalan. Akibatnya urine keluar lebih sedikit dan warnanya jadi lebih gelap, bahkan berbau lebih kuat.
Biasakan melihat warna urine, jika kuning muda hingga transparan, bisa dibilang cukup; kalau kuning gelap atau kecoklatan, bisa jadi sinyal untuk minum lebih banyak.
6. Kulit Kering
Kulit adalah organ terbesar tubuh dan butuh cairan agar tetap sehat, kenyal, dan elastis. Ketika asupan air kurang, produksi keringat bisa menurun, kulit jadi kehilangan kekenyalan dan elastisitasnya, muncul garis-garis halus, bahkan bisa terkelupas.
Jika kulitmu jadi lebih kasar atau gampang terasa kering terutama setelah mandi atau di udara kering, bisa jadi faktor kurang minum air juga ikut berperan.
Air memiliki banyak tugas penting dalam tubuh yakni membantu sirkulasi darah, mengeluarkan racun lewat urine, menjaga suhu tubuh, membantu pencernaan, serta menjaga kesehatan kulit dan mata.
Ketika tubuh kekurangan air, seluruh sistem kerja tubuh bisa terganggu akibatnya muncul gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan di atas.
Cara Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
- Minum air secara rutin, jangan tunggu sampai sangat haus untuk minum. Karena haus itu sendiri adalah sinyal tubuh bahwa cairan sudah mulai berkurang.
- Target minimal yang sering dianjurkan adalah 8 gelas air putih per hari sebagai patokan mudah.
- Selain air putih, kamu bisa tambahkan konsumsi buah dan sayur yang mengandung air tinggi, ini ikut membantu asupan cairan.
- Jika kamu beraktivitas di cuaca panas atau olahraga berat, pastikan kamu minum lebih banyak karena cairan tubuh hilang lebih cepat.