HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lima generasi muda Indonesia berhasil mencuri perhatian Astra lewat kontribusi nyata mereka untuk masyarakat. Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Astra menganugerahi penghargaan 16th SATU Indonesia Awards 2025 pada Selasa (5/11).
Langkah tersebut sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan dedikasi mereka di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.
Acara ini dihadiri jajaran Direksi dan Eksekutif Astra, Dewan Juri SATU Indonesia Awards, serta sejumlah penerima penghargaan dari periode 2010–2024.
“Generasi muda merupakan pencipta masa depan dengan inovasi dan kreasi. Astra melalui SATU Indonesia Awards yang telah mencapai tahun ke-16 berupaya menjadi jembatan agar semangat, kepedulian, dan karya anak muda dapat bertemu dengan kebutuhan masyarakat, menciptakan perubahan yang bukan hanya terasa hari ini, tetapi juga berarti bagi masa depan bangsa. Hal ini merupakan wujud komitmen Astra untuk senantiasa mendorong perubahan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa, sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro seperti dikutip Holopis.com.
Kelima penerima apresiasi SATU Indonesia Awards 2025:
Alvin Henri (Sumatera Utara) – Bidang Kesehatan, Sahabat Dokter Masa Depan
Pendiri Medsense Your Study Buddy, platform edukasi medis digital yang telah digunakan lebih dari 200 ribu tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Alvin menghadirkan ruang belajar inklusif dari Papua hingga Nusa Tenggara Timur, menjembatani kesenjangan akses pendidikan medis.
Imelda Riris Damayanti (DKI Jakarta) – Bidang Pendidikan, Pelindung Harapan di Ruang Kerja Melalui Never Okay Project (NOP), Imelda dan timnya aktif mencegah kekerasan seksual di ruang kerja dan pendidikan. Dalam delapan tahun, NOP telah melibatkan 3.582 peserta pelatihan di 12 kota, bekerja sama dengan 53 institusi, serta mendampingi 117 penyintas dengan dukungan hukum dan psikologis.
Hanzalah Rangkuti (Sumatera Utara) – Bidang Lingkungan, Perintis Ekonomi Sirkular dari Bukit Lawang
Pendiri Sumatera Trash Bank, yang mengubah sampah menjadi aset bernilai melalui konsep tabungan sampah. Kini program ini melibatkan lebih dari 400 rumah tangga dan institusi, menghasilkan produk seperti ecobrick dan kerajinan upcycle, sekaligus menjaga kebersihan kawasan wisata Bukit Lawang.
Tatag Adi Sasono (Jawa Timur) – Bidang Kewirausahaan, Penggagas Ternak Desa


