HOLOPIS.COM, JAKARTA — Di tengah kekayaan budaya dan tradisi Minangkabau, terdapat kisah menyeramkan tentang makhluk halus yang dikenal dengan nama Palasik.
Dalam kepercayaan masyarakat setempat, Palasik digolongkan sebagai makhluk jahat atau setanyang berasal dari manusia, tepatnya seorang perempuan yang mempelajari ilmu hitam demi memperoleh kekuatan supranatural. Namun, kekuatan itu datang dengan harga yang mengerikan kebutuhan untuk menghisap darah bayi.
Wujud Menyeramkan Palasik
Kisah tentang wujud Palasik berbeda-beda di setiap daerah Minangkabau. Beberapa cerita menyebutkan bahwa makhluk ini berwujud kepala yang melayang-layang di udara dengan organ dalam yang menjuntai, terutama usus.
Namun ada juga versi yang menggambarkan Palasik sebagai perempuan biasa tampak seperti ibu rumah tangga pada umumnya. Hanya saja, jika diperhatikan lebih saksama, di balik kain yang dikenakannya tidak terdapat tubuh manusia, melainkan organ yang menggantung bebas.
Wujud ini menjadikan Palasik sulit dibedakan dari manusia biasa, sehingga keberadaannya kerap menimbulkan rasa waswas di kalangan warga desa.
Ilmu Hitam yang Turun-Temurun
Masyarakat Minangkabau percaya bahwa ilmu Palasik bersifat turun-temurun. Artinya, jika seorang ibu adalah Palasik, maka anaknya pun berpotensi mewarisi kemampuan menyeramkan ini. Karena itu, beberapa keluarga yang diyakini memiliki garis keturunan Palasik sering dijauhi oleh warga sekitar.
Mengincar Korban Bayi dan Ibu Hamil
Palasik dikenal sebagai makhluk yang mengincar bayi, balita, atau perempuan hamil tua. Ia dikatakan mampu memasuki rumah korbannya tanpa diketahui, bahkan bisa terlihat oleh orang lain namun sulit ditangkap.
Untuk mendapatkan darah, Palasik memiliki berbagai cara yang sama sekali tidak manusiawi. Ada yang mengatakan ia menghisap darah bayi dari ubun-ubun kepala, membuat darah mengalir langsung ke mulutnya. Versi lain menyebut bahwa Palasik menikam bagian leher atau lengan bayi agar darah keluar melalui luka gigitan.

