HOLOPIS.COM, JAKARTA – Dunia MotoGP kembali mencatat sejarah emas setelah Marc Marquez dan Alex Marquez menutup musim 2025 dengan prestasi luar biasa. Dua kakak beradik asal Cervera, Spanyol, itu mengukir kisah manis yang sulit ditandingi: Marc Marquez meraih gelar Juara Dunia MotoGP, sementara sang adik Alex Marquez finis sebagai Runner-Up.
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan, melainkan sejarah baru bagi Kejuaraan Dunia MotoGP untuk pertama kalinya, dua saudara kandung menguasai posisi pertama dan kedua klasemen akhir. Marc tampil gemilang bersama Ducati Lenovo Team, sedangkan Alex membuktikan tajinya di bawah bendera BK8 Gresini Racing MotoGP.
Dominasi keduanya di lintasan menegaskan bahwa darah juara memang mengalir dalam keluarga Marquez. Marc, sang “Baby Alien”, menegaskan statusnya sebagai legenda hidup MotoGP, sementara Alex membuktikan dirinya bukan sekadar “adik dari Marc”, tetapi pebalap dengan kemampuan dan determinasi luar biasa.
Fenomena ini sekaligus menempatkan Marquez bersaudara dalam daftar elit saudara kandung paling ikonik dalam sejarah olahraga dunia. Dunia MotoGP sendiri sudah lama akrab dengan rivalitas keluarga, seperti Aleix dan Pol Espargaro, yang sama-sama mencatat podium dan kemenangan di kelas utama. Espargaro bersaudara telah menorehkan total 19 podium dan tiga kemenangan MotoGP, menjadikan mereka simbol kebersamaan dan kompetisi yang sehat di sirkuit.
Tak hanya di MotoGP, semangat “brotherhood” juga tercermin di ajang balap lain. Sam dan Alex Lowes, dua saudara kembar asal Inggris, terus menunjukkan konsistensi mereka di World Superbike (WorldSBK) setelah sebelumnya bersinar di Grand Prix. Mereka tetap menjadi ikon paddock dengan reputasi tinggi dan kecepatan mematikan.
Kini, dunia olahraga menempatkan Marc dan Alex Marquez sejajar dengan saudara-saudara legendaris lain seperti Serena dan Venus Williams di tenis, Pau dan Marc Gasol di basket, serta Gary dan Phil Neville di sepak bola. Sebuah bukti bahwa ikatan darah dan ambisi bisa melahirkan sejarah baru di panggung olahraga dunia.


