Makna Lagu “Kultusan” Sal Priadi, Tentang Cinta, Pengkhianatan, dan Rasa yang Sulit Dilepaskan

589
0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Penyanyi dan penulis lagu Sal Priadi menarik perhatian lewat karyanya yang penuh makna berjudul “Kultusan” yang menggambarkan kisah tentang pengkhianatan, keterikatan emosional, dan cinta yang sulit dilepaskan meski sudah menyakitkan.

Dalam lagu Kultusan, Sal Priadi menulis lirik yang puitis dan sarat simbol. Tokoh utama diceritakan menemukan jejak perselingkuhan pasangannya digambarkan lewat kalimat “bibir mungil yang berkelana jauh ke lekuk leher yang bukan milikku.” Kalimat ini menjadi metafora tajam tentang rasa dikhianati oleh orang yang dicintai.

Pada bagian pre-chorus, tergambar sosok pasangan yang pandai berbohong dan bersandiwara, bahkan mampu menangis untuk menutupi kesalahannya. Meski sadar akan kebohongan itu, tokoh utama tetap terjebak dalam hubungan yang penuh manipulasi.

Sementara pada chorus, muncul makna mendalam tentang penyembahan terhadap cinta. Frasa “Bulir darahku, namamu seorang,” melambangkan pengabdian total kepada pasangan, hingga membuat tokoh utama merasa mustahil untuk berpaling.

Melalui Kultusan, Sal Priadi menggambarkan kompleksitas hubungan manusia antara cinta, pengorbanan, dan ketidakmampuan untuk melepaskan seseorang yang justru melukai. Lagu ini menjadi refleksi emosional tentang bagaimana cinta dapat berubah menjadi bentuk penyembahan yang menyakitkan.

Lirik Lagu Kultusan – Sal Priadi

- Advertisement -

Ku temukan jejak bibir kecilmu
yang berkelana jauh ke lekuk
lekuk leher yang bukan leherku

Kau berbohong, yang mulia kau pendusta
bergetar kau bersumpah

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Aisha Balqis Salsabila
Achmad Husin Alifiah
Aisha Balqis Salsabila, Achmad Husin Alifiah
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU