Meski Mirip Kenali Perbedaan Flu, Covid dan Common Cold


Oleh : Aisha Balqis Salsabila

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Meski memiliki gejala yang serupa seperti demam, batuk, dan pilek, penyakit influenza, common cold, dan COVID-19 sebenarnya berbeda dari sisi penyebab dan tingkat keparahan.

Ketiga penyakit ini memang disebabkan oleh virus, namun berasal dari kelompok virus yang berbeda. Influenza disebabkan oleh virus influenza, common cold dipicu oleh berbagai virus saluran pernapasan seperti rhinovirus, sedangkan COVID-19 disebabkan oleh virus corona (SARS-CoV-2).

“Secara klinis memang agak sulit dibedakan karena gejalanya mirip,” ujar dr. Zakiyah Wirda Sari, Dokter Fungsional DD Klinik Ciputat, seperti yang dikutip langsung Holopis.com.

Akan tetapi, Zakiyah menambahkan bahwa ketiga penyakit tersebut tetap bisa dibedakan berdasarkan dari gejala apa saja yang dominan. Melalui identifikasi gejala maka bisa ditentukan penyakit seperti apa yang menyerang pasien.

“Namun, perbedaan bisa terlihat dari gejala dominan yang muncul pada tiap penyakit,” tambahnya.

Influenza: Demam Tinggi dan Nyeri Otot Lebih Kuat
Menurut Zakiyah Influenza dikenal memiliki gejala yang lebih berat dibanding common cold. Penderita Flu biasanya mengalami demam tinggi, disertai nyeri otot yang dominan. Dalam beberapa kasus, influenza juga menyebabkan sakit tenggorokan dan batuk kering.

“Kalau dari gejala, influenza cenderung membuat tubuh terasa sangat lemah. Demamnya lebih tinggi, dan nyeri otot lebih terasa dibandingkan common cold,” jelas dokter tersebut.

Selain itu, influenza lebih sering menimbulkan komplikasi, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, atau penderita penyakit kronis. Pneumonia atau infeksi paru-paru menjadi salah satu komplikasi serius yang bisa muncul jika tidak ditangani dengan baik.

Common Cold: Ringan Tapi Mengganggu
Sementara itu, common cold biasanya menimbulkan gejala yang lebih ringan. Penderitanya sering kali mengalami bersin-bersin, hidung meler, dan hidung tersumbat, namun jarang mengalami demam tinggi atau nyeri otot.

“Kalau common cold, gejalanya lebih ke arah pilek dan bersin tanpa demam yang signifikan,” ungkapnya.

Dalam hal pengobatan, common cold tidak membutuhkan antivirus khusus. Istirahat cukup, konsumsi cairan, serta obat pereda gejala sudah cukup membantu mempercepat pemulihan.

COVID-19: Penyebabnya Virus Corona
Berbeda dengan dua penyakit sebelumnya, COVID-19 disebabkan oleh virus corona jenis baru, yaitu SARS-CoV-2. Meskipun gejalanya bisa menyerupai influenza, COVID-19 memiliki variasi gejala yang lebih luas, mulai dari ringan seperti pilek dan batuk, hingga berat seperti sesak napas, kehilangan indera penciuman dan perasa, serta gangguan pernapasan akut.

“Kalau influenza disebabkan oleh virus influenza, sedangkan COVID itu dari virus corona,” jelasnya.

Selain itu, Zakiyah menjelaskan perbedaan yang sangat mencolok dari ketiga penyakit tersebut. Menurutnya selain karena disebabkan oleh virus, secara gejala yang sering dianggap sama yaitu flu dengan Covid. Padahal keduanya sangat berbeda dari segi rentang waktu gejala yang muncul.

“Secara gejala, gejala influenza muncul 1-4 hari setelah terpapar, tapi untuk covid, gejala akan muncul pada penderita setelah 2-14 hari sejak terpapar virus,” ujarnya.

Tampilan Utama