HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pesawat angkut taktis canggih A400M yang dipesan Pemerintah RI untuk TNI AU bakal tiba di Tanah Air pada 3 November 2025. Penyerahan pesawat jumbo itu akan dilakukan di Pangkalan Angkatan Udara atau Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama I Nyoman Suadnyana menjelaskan proses penyerahan pesawat yang teregister A4001 di Lanud Halim. Menurut dia, Kementerian Pertahanan RI akan menyerahkan ke TNI AU.
“Tanggal 3 itu penyerahan unit pertama A400M. Ada pak Menhan yang nanti menyerahkan ke KSAU. Nanti proses penyerahan di Halim,” kata Nyoman dalam keterangannya dikutip Holopis.com, Selasa (28/10/2025).
Pesawat A400M yang tiba 3 November itu adalah satu dari dua unit pesanan pemerintah RI. Satu unit lagi masih proses pengerjaan di Sevilla, Spanyol.
Menukil dari laman resmi airbus.com, A400M memiliki kecanggihan yang akan membantu TNI AU dalam menjalankan tugas. Keunggulan pesawat angkut taktis ukuran jumbo itu bisa
mengirimkan data penting seperti video atau peta bencana kepada pasukan atau stasiun darat.

Airbus sudah mendemonstrasikan A400M bisa menerima dan mengirimkan informasi ke simpul lain dalam jaringan komunikasi seperti pesawat C295 melalui tautan satelit. Keunggulan itu jadi terobosan dalam membuka jalan bagi pengendalian drone pengintai saat misi tempur atau evakuasi penyelamatan.
A400M juga bisa terbang rendah dan sangat cepat. Pesawat jumbo itu bisa diterbangkan secara manual dengan ketinggian sangat rendah.
“Tetapi pesawat ini memelopori kemampuan baru, penerbangan rendah otomatis penuh pada ketinggian 500 kaki (152 meter). Bahkan kondisi awan atau visibilitas rendah, yang pertama untuk pesawat angkut militer,” demikian keterangan Airbus yang dikutip Holopis.com.

Menurut Airbus, pesawat A400M juga sudah ke Indonesia saat gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah pada 2018. Saat itu, A400M sebagai satu-satunya pesawat angkut membawa alat berat yang diizinkan mendarat di landasan pacu. Ketika itu, kondisi landasan pacu Bandara Mutiara Sis Al-Jufri rusak parah akibat guncangan gempa dahsyat di Palu.
“A400M mengirimkan buldoser untuk membersihkan puing-puing dan memberikan bantuan penting,” tulis Airbus.


