HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, mengatakan bergabungnya Timor Leste ke dalam bagian dari komunitas ASEAN akan memperkuat peran blok sebagai kawasan yang berkomitmen pada persatuan dan perdamaian.
“Kita menyambut tidak hanya anggota baru, tetapi juga memperkuat komitmen terhadap komunitas yang inklusif, tangguh, dan damai dalam menghadapi masa depan,” ujar Hasan, dilansir Senin (27/10/2025).
Bergabungnya Timor-Leste ini dilakukan dalam KTT ASEAN ke 47 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Hal ini setelah Timor Leste menyerahkan dokumen aksesi kepada pemimpin forum KTT tersebut.
Perdana Menteri Timor Leste, Kay Rala Xanana Gusmao menyampaikan rasa bangganya karena telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar ASEAN (the Association of Southeast Asian Nations).
“Timor Leste, dengan penuh kerendahan hati dan kebanggaan, sepenuhnya merangkul nilai-nilai inti ASEAN: saling menghormati, kerja sama damai, persatuan dalam keragaman, dan solidaritas regional,” kata Xanana Gusmao, Minggu 26 Oktober 2025.
Xanana menyebut bahwa alasan kuat mengapa Timor-Leste perlu bergabung karena faktor geografis, di mana mereka dan semua negara di ASEAN adalah satu rumpun yang sama.
“Kami melihat keanggotaan di ASEAN sebagai sebagai afiliasi alami yang berakar dari budaya dan geografi kami dan keharusan strategis untuk masa depan bangsa kami,” sambungnya.
Politikus berusia 79 tahun itu menyatakan Timor Leste berkomitmen menjadi anggota yang melaksanakan Piagam ASEAN. Timor Leste pun disebutnya akan menjadi anggota yang loyal dan siap bekerja sama dengan setiap anggota lain.
Xanana Gusmao menegaskan Timor Leste akan ambil bagian dalam agenda untuk memajukan visi ASEAN 2045 sebagai anggota baru.
“Bagi Timor Leste, babak baru ini membawa peluang besar dalam perdagangan, investasi, dan ekonomi digital,” ucapnya.


