HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren rebound pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10), setelah mencatat penguatan signifikan pada awal pekan.
Sehari sebelumnya, yakni pada Senin (20/10) kemarin, IHSG ditutup naik 2,19 persen ke level 8.088,98. Aksi beli asing turut mendongkrak sentimen pasar dengan nilai beli bersih (net buy) mencapai Rp657 miliar di pasar reguler.
Head of Research Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan memproyeksikan IHSG hari ini akan bergerak pada kisaran support 8.000 dan resistance 8.170, dengan pivot di sekitar level 8.100.
“Diperkirakan rebound IHSG akan berlanjut dan menguji level 8.150–8.170, jika mampu bertahan di atas MA20 dengan volume,” jelas Valdy dalam riset terbarunya, dikutip Holopis.com, Selasa (21/10).
Valdy menjelaska, penguatan IHSG kemarin didorong oleh lonjakan saham-saham di sektor keuangan yang mencatatkan kinerja terbaik, seiring ekspektasi penurunan suku bunga acuan. Nilai tukar rupiah juga ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Secara teknikal, Valdy menjelaskan bahwa indikator Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold, yang menandakan potensi rebound jangka pendek. Selain itu, terjadi penyempitan negative slope pada MACD yang memperkuat sinyal penguatan lanjutan.
“IHSG kemarin memang berhasil ditutup di atas level psikologis 8.000 dan di atas MA5. Namun IHSG masih berada di bawah level MA20 di sekitar level 8.113,” terangnya.
Adapun pada perdagangan hari ini, Valdy melihat sentimen positif datang dari kebijakan pemerintah, dimana ada penambah bantuan langsung tunai (BLT) bagi lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp30 triliun.
Dana tersebut bersumber dari efisiensi anggaran yang telah dilakukan sejak awal tahun 2025. “BLT ini untuk periode Oktober–Desember 2025 yang diharapkan dapat mendorong kenaikan daya beli masyarakat,” ujar Valdy.
Untuk strategi perdagangan, Valdy menyarankan investor mencermati beberapa saham unggulan di sektor keuangan dan energi, antara lain BBRI, BRIS, BBTN, PGAS, dan CUAN.


