Desa Wisata Terbaik Dunia ini Padukan Batik Tulis dan Ekowisata

28 Shares

HOLOPIS.COM, BANTUL – Desa Wisata Wukirsari di Kabupaten Bantul, DIY, telah membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan dan berbasis komunitas adalah resep sukses di kancah global.

Wukirsari pernah dinobatkan sebagai Best Tourism Village oleh UNWTO (Organisasi Pariwisata Dunia) tahun 2024, sebuah penghargaan yang bukan hanya mengakui keindahan alamnya, tetapi juga model pemberdayaan masyarakatnya yang unik.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Kunci keunikan Wukirsari terletak pada Sentra Kampung Batik Giriloyo. Alih-alih mengandalkan pemandu wisata profesional, desa ini menempatkan lebih dari 600 perajin batik lokal sebagai ujung tombak kegiatan edu-wisata.

Para perajin inilah yang secara langsung memandu wisatawan dalam kegiatan belajar membatik, sebuah warisan budaya tak benda UNESCO yang telah hidup di kawasan ini sejak tahun 1634.

- Advertisement -

Konsep ini menjadikannya lebih dari sekadar atraksi. Setiap wisatawan yang datang untuk memegang canting dan belajar membatik secara langsung berkontribusi pada peningkatan taraf hidup para perajin. Desa ini telah berhasil menyelaraskan pelestarian budaya adiluhung dengan motor penggerak ekonomi kreatif subsektor fesyen.

Tidak hanya kaya akan budaya, Desa Wukirsari juga menawarkan pesona eco-wisata yang memanjakan mata. Keberagaman geografisnya mencakup perbukitan, aliran sungai yang jernih, hutan, hingga hamparan lahan pertanian yang asri. Keindahan alam ini melengkapi narasi Wukirsari sebagai destinasi yang seimbang antara warisan manusia dan kelestarian lingkungan.

Pengelolaan yang berkelanjutan oleh masyarakat lokal telah mengantarkan Desa Wukirsari pada deretan prestasi mentereng lainnya. Di antaranya adalah Penghargaan ASEAN Homestay Award pada tahun 2016, Juara 1 Desa Wisata Maju Tahun 2023, dan Sertifikasi Desa Wisata Berkelanjutan pada 2022.

Prestasi ini melengkapi pengakuan historis yang telah mereka miliki, yaitu Penetapan Batik Giriloyo (sebagai bagian dari Batik Indonesia) oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda sejak 2009.

Wukirsari kini berdiri sebagai model global yang membuktikan bahwa warisan budaya, jika dikelola dengan fokus pada keterlibatan komunitas dan prinsip berkelanjutan, mampu membawa sebuah desa lokal naik ke panggung dunia, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
28 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis