Kampung Batik Giriloyo: Sentra Batik Tulis Klasik Warisan Mataram di Kaki Imogiri

26 Shares

HOLOPIS.COM, YOGYAKARTA Tersembunyi di perbukitan yang asri di kawasan Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat sebuah desa yang bukan hanya menjadi sentra produksi, melainkan juga pusat edukasi dan pelestarian budaya adiluhung yaitu Kampung Batik Giriloyo.

Desa wisata ini menawarkan pengalaman yang mendalam, memungkinkan pengunjung untuk menelusuri akar sejarah batik tulis klasik Mataram, bahkan mencoba langsung menorehkan malam di atas kain.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Giriloyo adalah representasi nyata dari ketahanan budaya dan ekonomi masyarakatnya, yang bangkit setelah terpuruk akibat gempa bumi dahsyat tahun 2006 dan kini diakui hingga kancah internasional.

Tradisi membatik di Giriloyo diyakini telah berlangsung sejak abad ke-17, terkait erat dengan keberadaan Makam Raja-Raja Mataram yang berada tak jauh dari lokasi desa. Para Abdi Dalem Keraton yang bertugas menjaga makam memperkenalkan seni membatik, yang kemudian diwariskan secara turun-temurun, terutama di kalangan perempuan desa.

- Advertisement -

Batik Giriloyo dikenal karena motif-motifnya yang kental dengan nuansa klasik Mataram, seperti motif Parang, Babon, dan pola-pola geometris yang memerlukan ketelitian tinggi. Proses pembuatannya yang 100% menggunakan tangan (batik tulis) dan seringkali memanfaatkan pewarna alami, menjadikannya produk yang memiliki nilai seni dan filosofi yang tinggi.

Kampung Batik Giriloyo beroperasi sebagai desa wisata berbasis komunitas (Community Based Tourism), di mana seluruh kegiatan dikelola oleh warga desa, mulai dari pengrajin, pemandu, hingga penyedia akomodasi.

Pengalaman paling populer di Giriloyo adalah kesempatan untuk belajar membatik tulis. Pengunjung dapat mengikuti workshop singkat yang didampingi langsung oleh para ibu pengrajin yang sudah mahir.

Dalam workshop, aktivitas yang akan dilakukan meliputi pengenalan alat-alat membatik seperti canting, malam (lilin), dan kompor kecil, mempraktikkan teknik nyanting (menorehkan malam) pada pola sederhana di atas kain, serta mempelajari proses pewarnaan (pencelupan) dan nglorod (pelepasan malam).

Hasil karya membatik, biasanya berupa kain berukuran kecil (sapu tangan atau syal), dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh pribadi yang penuh makna. Paket workshop ini tersedia dengan berbagai opsi, mulai dari paket singkat hingga paket kursus yang lebih mendalam.

Di galeri-galeri milik kelompok pengrajin (seperti Bimasakti, Berkah Lestari, dan lainnya) atau koperasi sentra, pengunjung dapat melihat dan membeli langsung kain batik tulis. Keunggulan produk Giriloyo terletak pada batik tulis asli yang menjamin keaslian dan ketelitian dalam setiap goresan.

Selain itu, banyak produk yang menggunakan pewarna alam dari bahan lokal seperti kulit kayu, daun secang, dan kunyit, sehingga menghasilkan warna yang unik, lembut, dan ramah lingkungan. Motif-motif yang ditawarkan pun fokus pada motif klasik Keraton Yogyakarta yang elegan dan tak lekang oleh waktu.

Berlokasi di kaki perbukitan, suasana Giriloyo sangat sejuk dan asri, dikelilingi hamparan sawah hijau. Selain membatik, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas lokal yang ditawarkan dalam paket wisata, serta menyaksikan kesenian tradisional lain seperti tari-tarian atau Wayang Tingklung (tergantung agenda desa).

Kampung Batik Giriloyo adalah destinasi wajib bagi pecinta budaya dan seni. Kunjungilah untuk merasakan kedamaian desa, ketelatenan para pembatik, dan membawa pulang sepotong warisan budaya Indonesia yang tak ternilai harganya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
26 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis