Loh? Gencatan Senjata Mulai, Tapi Netanyahu Masih Ingin Serang Palestina

44 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu (12/10) mengatakan bahwa operasi militer negara itu belum berakhir pada malam menjelang rencana pembebasan semua sandera Israel yang masih hidup dan ratusan tahanan Palestina di bawah tahap berikutnya dari gencatan senjata Gaza yang baru saja diimplementasikan dengan Hamas.

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi, Netanyahu memuji rencana pembebasan 20 sandera yang masih hidup sebagai peristiwa bersejarah.

- Advertisement -

“Di mana pun kami berperang, kami menang,” katanya Benjamin Netanyahu, dikutip Holopis.com, Senin (13/10).
Ia pun dengan peracya diri mengatakan bahwa operasi ini belum berakhir, terlepas dari perjanjian gencatan sejata yang sudah dimulai.

“Namun operasi ini belum berakhir,” tambahnya.

- Advertisement -

Namun, Benjamin Netanyahu tidak membeberkan penjelasan lebih lanjut, atau kapan serangan akan dilanjutkan jika Israel benar-benar akan melanjutkan serangan mereka.

Netanyahu juga mengatakan bahwa Israel masih menghadapi tantangan keamanan yang sangat besar di masa depan. Ia mengklaim bahwa beberapa musuh mereka masih berusaha untuk berkumpul kembali.

“Beberapa musuh kami mencoba untuk berkumpul kembali,” ujarnya.

Sebelumnya pada hari itu, kepala militer Israel Eyal Zamir mengatakan negaranya telah meraih kemenangan atas Hamas. Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan, Zamir mengatakan kemenangan tersebut diperoleh melalui kombinasi tekanan militer yang berkelanjutan dan upaya diplomatik.

Zamir menambahkan Israel masih berada dalam perang multifront. Dia mengatakan militer akan terus bertindak untuk membentuk realitas keamanan yang memastikan Jalur Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Negara Israel dan warga sipilnya. Melalui operasi kami, kami mengubah Timur Tengah dan strategi keamanan kami untuk beberapa tahun mendatang.

Sebagai informasi, gencatan senjata Israel-Hamas mulai berlaku pada Jumat (10/10), setelah lebih dari dua tahun berbagai pengeboman Israel yang menghancurkan Jalur Gaza dan menyebabkan kelaparan.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
44 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru