Kamis, 19 Feb 2026
BREAKING
Kamis, 19 Feb 2026

Ekosistem Kreatif di Kalsel Siap Jadi Daya Tarik Wisata Baru

5 Shares

HOLOPIS.COM, BANJARMASIN – Kalimantan Selatan (Kalsel) kini tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga destinasi wisata berbasis inovasi dan budaya. Sektor ekonomi kreatif (Ekraf) daerah ini baru saja mendapatkan dorongan kuat dari Pemerintah Pusat melalui kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, yang secara khusus meninjau tiga “oase” kreativitas yang siap menjadi daya tarik baru pariwisata nasional.

“Ekonomi kreatif adalah cara pandang baru. Talenta, inovasi, dan budaya di sini bisa jadi kekuatan utama Indonesia,” ujar Menteri Riefky. Ia menekankan bahwa aktivasi ruang-ruang kreatif ini merupakan strategi kunci untuk menjadikan Ekraf tulang punggung baru perekonomian, yang berarti produk dan kegiatan mereka harus semakin populer termasuk di mata wisatawan.

- Advertisement -

Puncak kunjungan Menteri di Kalsel berpusat pada sebuah pengalaman unik di Banjarmasin Creative Hub (BCH), yang secara resmi dioperasikan sejak 2023. Lokakarya bertajuk “Dari Limbah menjadi Produk Kreatif Inspiratif” ini bukan sekadar pelatihan, melainkan demonstrasi nyata potensi wisata kreatif.

Aktivitas Creative Upcycling ini mendorong semangat ekonomi sirkular, di mana limbah seperti perca disulap menjadi produk bernilai tinggi. Bagi wisatawan, ini adalah daya tarik ganda bisa melihat proses inovasi dan berburu souvenir autentik dengan kisah lingkungan yang kuat.

- Advertisement -

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, menegaskan bahwa semangat ini adalah mindset yang sejalan dengan semangat wisata berkelanjutan. “Ini cerminan bahwa ekonomi kreatif tentang cara kita melihat peluang di tengah keterbatasan. Produk ramah lingkungan bernilai tinggi inilah yang dicari pasar saat ini,” katanya.

Menteri Riefky bersama rombongan tak hanya meninjau BCH, pusat kolaborasi modern untuk kuliner, kriya, dan digital, tetapi juga menjelajahi dua destinasi historis-budaya di Banjarbaru.

MESS L Banjarbaru (Pusat Budaya Historis) sebuah bangunan yang didirikan pada tahun 1963 ini telah direvitalisasi menjadi ruang kreatif dan pusat komunitas yang dinamis. Wisatawan dapat menyaksikan atau mengikuti pelatihan tari, pelatihan juru wisata sebuah komitmen untuk meningkatkan kualitas layanan wisata daerah hingga mengunjungi galeri produk IKM dan UMKM Dekranasda. Tempat ini adalah perpaduan sejarah dan pengembangan talenta lokal.

Misbar Banjarbaru (Panggung Terbuka Komunal) yang juga dikenal dengan nama Gerimis Bubar merupakan ruang terbuka hijau (RTH) Taman Kreasi ini menawarkan arena panggung terbuka berkapasitas 150-200 orang. Menteri Ekraf bahkan sempat menyaksikan pelatihan teater di sini. Misbar adalah contoh sempurna bagaimana ruang publik dapat diubah menjadi atraksi pertunjukan malam yang menarik bagi pengunjung kota.

Kunjungan yang juga didampingi oleh Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, ini diharapkan mampu memberi stimulus agar pegiat Ekraf di Kalsel semakin kompetitif.

“Mari kita jadikan kreativitas sebagai energi yang tidak pernah habis, dari lokal bisa jadi global,” tutup Menteri Riefky, memberikan harapan besar bahwa tiga ruang kreatif ini akan menjadi titik awal bagi Kalsel untuk menarik lebih banyak pengunjung yang mencari pengalaman wisata yang otentik dan inspiratif.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
5 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru