HOLOPIS.COM, JAKARTA – Timnas Indonesia sedang berjuang untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026. Skuad Garuda pun kini akan mengarungi Babak 4 Kualifikasi untuk meraih satu tiket ke putaran final tersebut.
Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Arab Saudi, yang merupakan pertandingan perdana Grup B.
Duel antara Timnas Indonesia vs Arab Saudi itu sendiri akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Kamis (9/10) dini hari WIB. The Green Falcons bertindak sebagai tuan rumahnya.
Dalam menatap pertandingan tersebut, Timnas Indonesia punya modal yang oke, dengan sukses melewati hadangan Arab Saudi di dua laga sebelumnya (Babak 3 Kualifikasi) secara beruntun. Skuad Garuda berhasil menang dengan skor 2-0 ketika main di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, lalu imbang di King Abdullah Sports City dengan skor 1-1.
Kendati demikian, bukan perkara mudah bagi Timnas Indonesia untuk bisa mengulangi kesuksesannya itu. Skuad Garuda wajib berusaha ekstra kerja keras lagi agar bisa meraih hasil positif.
Di Grup B tak hanya Arab Saudi saja yang akan menjadi lawan Timnas Indonesia, ada Irak juga yang dinilai jadi tim terkuat di grup ini. Mengapa demikian, secara ranking memang Irak merupakan yang paling tinggi yakni urutan ke-58, sedangkan Arab Saudi di posisi 59 dan Indonesia ranking 119.
Dua pertandingan grup B ini jelas jadi ujian besar bagi Timnas Indonesia untuk menuntaskan mimpi besarnya lolos ke Piala Dunia 2026, terlebih lagi regulisnya hanya juara grup saja yang berhak lolos ke putaran final. Sedangkan tim yang duduk di posisi runner-up grup akan lanjut ke babak playoff dan akan melakoni laga antar konfederasi.
Lantas bagaimana skenario agar Skuad Garuda bisa lolos ke Piala Dunia 2026 yang digelar di 3 negara (Amerika Serikat, Meksiko, Kanada), pada 11 Juni sampai 19 Juli 2026 mendatang?
Skenario Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026
– Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2026 secara otomatis dengan menyapu bersih seluruh laga Grup B dengan kemenangan, dimana poin yang terkumpul nantinya adalah enam angka dan keluar sebagai juara grup.
– Timnas Indonesia minimal mengantongi empat poin, yakni dengan mengemas sekali kemenangan dan satu hasil imbang.
– Seandainya seluruh tim sama-sama mengoleksi tiga poin, maka agresifitas gol lah yang akan dihitung. Maka dari itu, sebisa mungkin Timnas Indonesia wajib menang dengan skor besar.
– Seandainya pada akhirnya finis sebagai runner-up, Timnas Indonesia harus berjuang kembali melalui babak playoff dan melakoni laga antar konfederasi.


