Suami di Gowa Bunuh Diri Usai Tikam Isrinya Hingga Tewas

75 Shares

GOWA – Suami yang tega menikam isrinya istrinya di Dusun Bontomarannu, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) Berinisial AM (45) meninggal dunia usai nekad bunuh diri.

Dia meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Kamis (2/10).

- Advertisement -Hosting Terbaik

AM mengembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 20.00 Wita saat hendak menjalani operasi akibat luka serius di bagian perut.

Luka tersebut dialaminya setelah ia menikam dirinya sendiri usai menghabisi nyawa istrinya berinisial SY (36) lantaran merasa menyesal.

- Advertisement -

“Telah terjadi pembunuhan, pelakunya sendiri adalah suami korban. Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke hutan lalu menikam dirinya sendiri hingga mengalami luka robek di perut sebelah kiri dan kanan,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Bahtiar, Jumat (3/10/2025) sore.

Bahtiar menambahkan, AM sempat mendapat perawatan medis di puskesmas sebelum dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf, hingga akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 20.00 Wita.

“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi, sehingga jenazahnya langsung dibawa pulang untuk disemayamkan di rumah duka,” beber Bahtiar.

Sementara itu, keterangan dari kerabat menyebutkan bahwa AM, sebelumnya pernah merantau ke Malaysia, namun dipulangkan karena mengalami depresi berat. Adiknya kemudian menjemput dan membawanya kembali ke kampung halaman.

“AM baru seminggu lalu pulang dari Malaysia, dijemput oleh saudaranya karena sakit,” ujar Kasman, kerabat pelaku.

Sebelumnya, seorang wanita bernama SY (36) ditemukan tewas bersimbah darah usai ditikam oleh suaminya sendiri, AM (45), di Dusun Bontomarannu, Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Kamis (2/10/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 06.20 WITA di kediaman korban.

Pelaku diduga menikam istrinya menggunakan sebilah badik (pisau) hingga menyebabkan lima luka terbuka di tubuh korban.

“Teriakan korban terdengar dari dalam kamar. Saat orang tua dan kakaknya masuk, korban sudah terkapar bersimbah darah,” kata Kasat Reskrim Polres Gowa.

Usai menikam istrinya, AM sempat melarikan diri ke arah kebun. Warga bersama aparat Polsek Bungaya kemudian menemukan pelaku sekitar 800 meter dari lokasi kejadian.

Saat ditemukan, AM dalam kondisi terluka di bagian perut dan tergeletak di kebun pohon cokelat. Diduga, pelaku melukai dirinya sendiri setelah menganiaya istrinya.

“Pelaku juga sempat menyerang orang tua dan kakak korban dengan badik saat mereka mencoba menolong,” pungkasnya.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
75 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis