JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih untuk membahas isu krusial yang menjadi kemelut banyak masyarakat di Indonesia, yakni pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Prabowo memanggil beberapa Menteri Kabinet Merah Putih untuk membahas perkembangan program-program Pemerintah, salah satu yang menjadi pembahasan utama adalah mengenai Program Makan Bergizi Gratis,” kata Menteri Sekretaris Kabinet (Mensetkab) Teddy Indra Wijaya dalam postingannya di akun Facebook Setkab RI seperti dikutip Holopis.com, Senin (29/9/2025).
Sejumlah pejabat yang hadir antara lain ; Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Ferry Joko Juliantono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani.
Lalu hadir pula Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, Plt Menteri BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian.
Hadir pula Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Kemudian juga hadir sejumlah pimpinan lembaga keamanan dan pertahanan, yakni ; Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN (Badan Intelijen Negara) Muhammad Herindra.
Dalam pembahasan soal MBG tersebut, Presiden Prabowo kembali melakukan evaluasi dan mitigasi persoalan yang muncul, salah satunya soal kasus keracunan yang sedang menjadi perbincangan banyak pihak.
“Terkait langkah terbaik dan beberapa evaluasi agar program ini dapat berjalan baik sesuai dengan yang direncanakan dan tepat sasaran,” sambung Teddy.
Lantas, Presiden pun memberikan instruksi kepada seluruh jajaran agar program tersebut harus lebih maksimal dan efektif. Bagiamana soal perbaikan tata kelola teknis, harus diperbaiki sehingga tujuan utama dari MBG benar-benar terlaksana dengan baik.
“Presiden Prabowo memberikan petunjuk-petunjuk yang sangat detil, bahkan sangat teknis, misalnya berkenaan dengan masalah kedisiplinan, prosedur, terutama masalah kebersihan,” tuturnya.
Selain persoalan Makan Bergizi Gratis, Presiden Prabowo Subianto juga membahas sejumlah isu kekinian yang perlu disikapi dengan lebih baik dan cepat. Mulai dari aspek layanan kesehatan masyarakat hingga progras pembangunan tanggul laut Pantai Utara Jawa.
“Kemudian juga dibahas mengenai ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, energi, kelautan, program Desa Nelayan, Koperasi Desa, dan pembangunan Tanggul Laut Pantai Utara Jawa,” lanjut Teddy.
Soal ketahanan pangan, Presiden Prabowo juga membahasnya bersama dengan pimpinan Bulog dan Kementerian Pertanian yang hadir. Kepala Negara ingin memastikan mereka untuk menjaga stok pangan agar tetap aman demi memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Kementerian Pertanian bersama Kepala Bulog melaporkan terkait cadangan beras nasional yang dinilai masih dalam kondisi aman,” terangnya.
Terakhir, di sektor kesehatan, Presiden Prabowo Subianto juga mendengarkan paparan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin soal pelaksanaan program medical checkup gratis.
“Menteri kesehatan melaporkan program cek kesehatan gratis pada seluruh masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta terperiksa,” pungkasnya.


