Menyelami Keajaiban Surga Karang Sauwandarek

21 Shares

RAJA AMPAT Jika surga memiliki dermaga, mungkin bentuknya seperti di Kampung Sauwandarek, Pulau Mansuar. Destinasi yang sering dikunjungi dalam paket tur Raja Ampat ini menawarkan lebih dari sekadar air jernih, tapi juga menghadirkan pertemuan langsung dengan keajaiban laut dan menunjukkan komitmen konservasi lokal yang patut diacungi jempol.

Sauwandarek dikenal memiliki salah satu dermaga kayu ikonik dengan pemandangan bawah laut paling dramatis di Raja Ampat. Airnya yang bening memungkinkan pengunjung melihat kehidupan laut yang ramai bahkan tanpa harus menyelam.

- Advertisement -Hosting Terbaik

Lokasi ini berada di teluk yang terlindungi, namun letaknya dekat dengan arus Selat Dampier yang kaya nutrisi. Kombinasi ini menciptakan ekosistem yang luar biasa subur, menarik sekolah-sekolah ikan besar untuk berkumpul.

Begitu kepala Anda masuk ke air, Anda langsung disambut oleh kawanan besar ikan, terutama Ikan Kelelawar (Batfish) yang sangat penasaran dengan para penyelam. Faktanya, Ikan Kelelawar di sekitar dermaga Sauwandarek dikenal karena perilakunya yang ramah dan sering berenang mendekat ke penyelam maupun snorkeler.

- Advertisement -

Kehadiran Batfish tentunya memberikan pengalaman interaksi yang tak terlupakan bagi penikmat taman bawah laut yang memukau. Selain itu, perairan ini juga merupakan tempat aman di mana Penyu Hijau sering terlihat sedang beristirahat di antara karang-karang.

Keunikan Sauwandarek terletak pada peran aktif masyarakatnya dalam menjaga lingkungan. Kampung ini tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga aktif terlibat dalam upaya restorasi.

Masyarakat lokal, sebagai bagian dari desa wisata berbasis komunitas, menjalankan program pemeliharaan terumbu karang. Di bawah permukaan laut, Anda akan menemukan struktur buatan yang berfungsi sebagai media untuk menanam kembali karang di area yang sempat rusak. Inisiatif ini menunjukkan bahwa pariwisata dan pelestarian dapat berjalan beriringan.

Di balik desa, tersembunyi Telaga Yenauwyau, sebuah danau air asin alami yang terhubung ke laut melalui tanah. Area sekitar telaga ini juga dikenal sebagai salah satu spot di mana pengunjung yang beruntung bisa melihat Kepiting Kelapa (Coconut Crab) yang tersembunyi.

Selain kegiatan bahari, pengunjung diajak untuk menjelajahi Kampung Sauwandarek. Dengan populasi yang relatif kecil, desa ini masih mempertahankan rumah-rumah tradisional beratap daun dan suasana yang damai.

Wisatawan dapat membeli kerajinan tangan tradisional yang dibuat oleh ibu-ibu di desa, seperti tas dan topi yang dianyam dari daun pandan laut, memberikan dukungan langsung terhadap ekonomi lokal sekaligus membawa pulang suvenir otentik dari Raja Ampat.

Sauwandarek adalah destinasi yang sempurna bagi mereka yang mencari pengalaman menyelam kelas dunia sekaligus ingin mendukung model pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis konservasi masyarakat.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
21 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

holopis