JAKARTA – Film Chainsaw Man The Movie: Reze Arc siap menyapa penggemar anime di Indonesia mulai 26 September 2025. Antusiasme tinggi sudah terlihat sejak pengumuman jadwal tayang, apalagi film ini lebih dulu rilis di Jepang pada 19 September lalu.
Dalam pantauan tim Holopis.com, melalui aplikasi pembelian tiket online seperti TIX ID, tiket untuk menyaksikan film ini sudah mulai dijual pre-sale perhari ini, Kamis (25/9).
Presiden MAPPA Studio, Manabu Ohtsuka, bersama Wakil Presiden Hiroya Hasegawa, menjelaskan alasan adanya perbedaan jadwal perilisan di tiap negara.
Menurut mereka, distribusi internasional membutuhkan waktu, sekaligus pertimbangan soal keamanan film.
“Untuk negara lain selain Jepang, kami sempat mempertimbangkan rilis serentak, tapi kami rasa 1,5 bulan (untuk penonton AS) sudah cukup dekat,” ujar Ohtsuka seperti dikutip oleh Holopis.com, Kamis (25/9).
Hasegawa menambahkan, pihak studio khawatir filmnya mengalami kebocoran jika tayang bersamaan di seluruh dunia.
Jepang sendiri memiliki Undang-Undang Pembajakan yang ketat, namun ancaman distribusi ilegal tetap menjadi risiko yang diperhitungkan.
Hal ini membuat jadwal penayangan di tiap wilayah berbeda-beda, meski untuk Asia waktunya masih cukup berdekatan.
Arc Reze, Romansa Pahit dan Konflik Berdarah
Chainsaw Man The Movie: Reze Arc melanjutkan kisah Denji setelah musim pertama. Dalam film ini, Denji bertemu dengan Reze, seorang perempuan kafe yang ternyata menyimpan identitas sebagai Hybrid Iblis Bom.
Pertemuan itu menyeret Denji ke dalam konflik besar antara pemburu iblis, iblis, dan pihak rahasia dengan intrik berlapis.
Selain menampilkan aksi penuh darah khas Chainsaw Man, film ini juga membawa romansa yang rumit dan berakhir getir.
Ceritanya diadaptasi dari manga Bomb Girl Arc dan berfungsi sebagai jembatan menuju alur selanjutnya, sehingga menjadi bagian penting dalam perkembangan karakter Denji.
Dengan penayangan serentak di beberapa negara Asia mulai 26 September, termasuk Indonesia, film ini diprediksi bakal menjadi salah satu rilisan anime paling ramai dibicarakan tahun ini.

