Presiden Prabowo Beri Emmanuel Macron Standing Ovation Usai Akui Palestina

3 Shares

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan standing ovation kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pertemuan puncak tingkat tinggi menjelang Sidang Majelis Umum PBB (UNGA) di New York. Momen itu terjadi setelah Macron secara resmi mengumumkan pengakuan negara Palestina di hadapan para pemimpin dunia.

Dalam forum yang turut dipimpin bersama oleh Prancis dan Arab Saudi, Macron menegaskan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan keluar bagi konflik Palestina dan Israel. Ia menekankan bahwa seluruh pihak internasional yang memiliki peran harus mengambil tanggung jawab penuh untuk menjaga peluang tercapainya perdamaian.

- Advertisement -

“Kita semua, dan ini adalah tanggung jawab kita, untuk melakukan segala daya upaya kita guna menjaga kemungkinan solusi dua negara,” kata Macron, dikutip Holopis.com, Rabu (23/9).

Pidato Macron tersebut disambut meriah para delegasi, termasuk Prabowo yang langsung berdiri memberikan penghormatan. Macron pun terlihat menyapa delegasi Indonesia sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan.

- Advertisement -

“Hari ini, saya menyatakan bahwa Prancis mengakui negara Palestina,” tegas Macron dalam pidatonya.

Sebelumnya, dalam forum yang sama, Presiden Prabowo juga menyerukan agar dunia segera mengakui Palestina. Ia menegaskan bahwa penghentian perang harus menjadi prioritas bersama dan Indonesia siap mengambil peran dalam upaya mewujudkan perdamaian.

“Kepada mereka yang belum bertindak, kami katakan sejarah tidak akan menunggu. Kita harus mengakui Palestina sekarang. Kita harus menghentikan bencana kemanusiaan di Gaza. Mengakhiri perang adalah prioritas utama kita. Kita siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian,” ujar Prabowo.

Sebagai informasi, Prancis resmi bergabung dengan sekitar 147 dari 193 anggota PBB yang telah lebih dulu mengakui kenegaraan Palestina pada April lalu. Lebih dari 80 persen komunitas internasional kini memberikan pengakuan, sehingga tekanan diplomatik terhadap Israel menjadi lebih besar.

- Advertisement -
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
3 Shares
💬 Memuat kolom komentar Facebook...
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru